Scroll untuk membaca artikel
HukumNasionalPeristiwa

Mentan SYL Hilang Kontak Usai Kunker ke Spanyol

880
×

Mentan SYL Hilang Kontak Usai Kunker ke Spanyol

Sebarkan artikel ini
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) dikabarkan hilang kontak usai kunjungan kerja (Kunker) ke Spanyol,

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) dikabarkan hilang kontak usai kunjungan kerja (Kunker) ke Spanyol,

Jakarta, Sinar.co.id – Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) dikabarkan hilang kontak usai kunjungan kerja (Kunker) ke Spanyol, dalam rangka pengembangan Green House skala industri dan bertemu Mentan Spanyol Luis Planas Puchades di kantor Kementerian Pertanian.

Mentan SYL Hilang Kontak Usai Kunker ke Spanyol

Hal ini disampaikqn Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi memastikan bahwa kementeriannya belum mendapatkan kabar terbaru mengenai di mana keberadaan dari Mentan.

“Betul, sampai hari ini kita terus mencari keberadaan pak Menteri karena memang sampai detik ini kami belum mendapatkan kabar mengenai keberadaan pak Menteri. Sampai hari ini,” ujarnya di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (03/10).

Baca Juga: Selain Uang Puluhan Miliyar, KPK Temukan Belasan Senpi di Rumdin Mentan RI

Harvick Hasnul membenarkan, sebelumnya, Syahrul tengah berada di Roma Italia untuk menghadiri forum Global Conference on Sustainable Livestock Transformation.

Selepas itu, Mentan pun bersama jajaran Eselon I dan Eselon II Kementan berlabuh di Spanyol.

Syarul juga bertemu Fernando Miranda Sotillos selaku Secretary Jenderal of Agriculture and Food dan Valentin Almanaz de Lara selaku Director Jenderal of Health and Agriculture production.

Namun, Harvick menegaskan bahwa, untuk kepulangan ke Tanah Air tidak dilakukan secara bersama-sama lantaran adanya kendala tiket yang terbatas.

“Kalau dari Spanyol informasi terakhir yang kami terima memang berbarengan dengan beberapa pejabat eselon kami, eselon I ada yang ikut tiga orang juga ada eselon II yang ikut kunjungan kerja pak Menteri, juga beberapa staf. Namun, kembali ke Tanah Airnya memang masing-masing karena mungkin tiket terbatas, akhirnya terpisah,” tuturnya.

Kendati demikian, Harvick menilai bahwa meskipun pulang ke Tanah Air secara terpisah dan belum diketahui keberadaan Syahrul saat ini tetapi, tidak dimaksudkan sebagai indikasi kabur dari kasus SYL yang tengah ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dia pun menyebut bahwa komunikasi terakhirnya dengan Menteri dari partai NasDem itu pun dilakukannya sebelum keberangkatan Syahrul ke Spanyol.

Menurut Harvick, hingga saat ini Kementan pun tidak mengetahui apakah yang bersangkutan sudah tiba di Indonesia.

Selain itu, dia pun mengamini bahwa Kementeriannya pun telah melaporkan absennya mentan.

Mengingat hari ini dilaksanakan rapat terbatas (ratas) terkait dengan mitigasi dampak fenomena El Nino di Istana Merdeka.

Apalagi, Harvick menyebut bahwa SYL seharusnya sudah menyelesaikan kunjungan kerja (kunker) pada Sabtu (30/9/2023) atau Minggu (1/10/2023).

“Sabtu [seharusnya] sudah kembali. Sabtu kemarin, Sabtu atau Minggu harusnya sudah kembali. Baru 2—3 hari,” pungkasnya.

Ikuti update berita terbaru di Google News sinar.co.id


Baca Juga :   Ratusan Warga Ijen Unjuk Rasa Tuntut PTPN XII Jelaskan Kebijakan Kemitraan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page