Scroll untuk membaca artikel
Artikel

Pentingnya Reflektor Daya Fikir Manusia

118
×

Pentingnya Reflektor Daya Fikir Manusia

Sebarkan artikel ini
Pentingnya Reflektor Daya Fikir Manusia

Pentingnya Reflektor Daya Fikir Manusia

Sinar.co.id

Pada kesempatan ini, mari kita bedah dan kaji pentingnya reflektor pikir bagi kehidupan manisia.

Pentingnya Reflektor Daya Fikir Manusia

Nah, apa itu Reflektor pikir, tanpa banyak basa basi yuk Check it out ajach…!

Jika dibandingkan dengan makhluk lain, sejak diciptakan, manusia sudah memiliki akal sehat, mempunyai daya pikir yang lebih efektif, memiliki struktur tubuh yang lebih sempurna dan terdapat kelebihan lainnya.

Baca Juga: Mengenal Sistem Pencernaan Mahluk Hidup

Seseorang tidak mungkin mengetahui apa yang menjadi buah dari hasil olah pikir serta perbuatannya, hal itu memang harus disadari bahwa, dalam melihat noda hitam di wajah sekalipun seseorang membutuhkan reflektor yang menghasilkan cahaya pantul yang sejajar agar dapat melihat keadaan noda yang terdapat pada dirinya.

Baca Juga :   Arak-arak Jalur Lintas Fenomenal Membelah Pegunungan

Baca Juga : Babar Bersama Pengertian Hipertensi

Maka tak heran jika cermin sering dijadikan alat untuk melihat kondisi seseorang manakala sedang merias diri atau melihat kerapihan penampilan baik penataan rambut atau pakaian yang dikenakannya. Fungsi reflektor dirasakan penting untuk melihat keadaan diri sendiri tentunya.

Tuhan merupakan sumber dari segala cahaya, maka pada dirinyalah segala cahaya itu bermula kemudian memantulkannya kepada manusia namun, sebagai pemancar segala kebaikan itu, tidak berarti kebaikan dari manusia yang terus menerus menyembahnya seakan-akan menjadi kebaikan bagi tuhan untuk menjadikan tuhan tersebut lebih baik.

Baca Juga :   Jangan Golput Karena Kita Bukan Memilih Malaikat yang Tanpa Dosa

Baca Juga: Segudang Manfaat Bawang Putih di Musim Pancaroba

Oleh karenanya manusia yang menjadi reflektor tersebut mengembalikan cahaya itu ke sumber cahaya semula yaitu, tuhan itu sendiri. Sebab tuhan berkehendak agar cahaya itu dipantulkan kembali kepada sesama manusia yang saling memantulkan cahaya yang diperoleh manusia dari pancaran tuhan. Maka yang demikian itu akan saling melengkapi kebaikan demi kemaslahatan hidup umat manusia sesungguhnya.

Baca Juga :   Sejarah Bondowoso Dari Berbagai Sumber

Pada kesimpulannya reflektor daya pikir ini adalah suatu bentuk cermin diri sebagai hamba yang harus memantulkan kemanfaatan pada sesama.

Semoga bermanfaat dan selam WARAS…!

Ikuti update berita terbaru di Google News sinar.co.id


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page