Scroll untuk membaca artikel
ArtikelLainnyaTradisional

Legenda Argopuro Hingga Menyisakan Puing Mitos Dari Masa Lampau

93
×

Legenda Argopuro Hingga Menyisakan Puing Mitos Dari Masa Lampau

Sebarkan artikel ini
Legenda Argopuro, memang tak setenar legenda gunung-gunung lain namun, beberapa legendanya cukup patut
Argopuro dari Cikasur sebelah Timur di Kabupaten Bondowoso
Legenda Argopuro, memang tak setenar legenda gunung-gunung lain namun, beberapa legendanya cukup patut
Argopuro dari Cikasur sebelah Timur di Kabupaten Bondowoso

Legenda Argopuro, memang tak setenar legenda gunung-gunung lain namun, beberapa legendanya cukup patut dijadikan penguat bangsa akan beragamnya tradisi.

Gunung Argopuro adalah salah satu gunung tertinggi di daerah Jawa Timur, dengan puncaknya mencapai ketinggian sekitar 3.088 mdpl.

Legenda Argopuro Hingga Menyisakan Puing Mitos Dari Masa Lampau

Gunung ini mencakup beberapa kabupaten yakni, Kabupaten Probolinggo, Situbondo, Jember dan Kabupaten Bondososo

Argopuro terkenal karena keindahan alamnya yang menarik dan menantang adrenalin bagi para pendaki.

Salah satu legenda yang terkait dengan Gunung Argopuro adalah legenda Roro Anteng dan Joko Seger.

Legenda ini bercerita tentang seorang putri cantik bernama Roro Anteng dan seorang pemuda gagah bernama Joko Seger.

Simak dan klick Videonya di bawah ?

https://www.facebook.com/reel/the-journalist/LEGENDA ARGOPURO

Mereka adalah sepasang kekasih yang sangat mencintai satu sama lain.

Namun, cinta mereka diuji oleh orang tua Roro Anteng yang tidak setuju dengan hubungan mereka.

Baca Juga :   Pengertian Musim Pancaroba

Orang tua Roro Anteng memutuskan untuk menjodohkan putrinya dengan seorang pangeran yang kaya dan berkuasa.

Roro Anteng dan Joko Seger sangat sedih dengan keputusan ini dan memutuskan untuk melarikan diri.

Mereka berdua berlari jauh meninggalkan desa dan mencari tempat yang aman untuk bersembunyi.

Akhirnya, mereka memilih Gunung Argopuro sebagai tempat persembunyian mereka.

Di puncak gunung ini, mereka berdua berjanji untuk tetap setia satu sama lain dan menghabiskan sisa hidup mereka bersama.

Konon, Roro Anteng dan Joko Seger hidup bahagia di Gunung Argopuro.

Setiap tahun, pada hari yang sama ketika mereka melarikan diri, penduduk setempat mengadakan upacara untuk mengenang legenda ini.

Upacara ini diadakan sebagai simbol cinta sejati dan kebebasan dalam mencintai.

Legenda Gunung Argopuro ini menjadi bagian dari budaya dan tradisi masyarakat disekitar lereng.

Baca Juga :   Bappenas: Parpol dan Capres/Cawapres Harus Susun Program Berdasarkan RPJPN dan RPJMN

Cerita ini menginspirasi orang-orang untuk mencari kebebasan dan mencintai dengan tulus serta, menghargai keindahan alam yang ada di sekitar mereka.

Argopuro juga dikenal sebagai gunung yang memiliki keindahan alam yang luar biasa, dengan pemandangan hutan tropis yang lebat, air terjun yang cantik dan panorama yang menakjubkan.

Tidak hanya ada legenda Roro Anteng dan Joko Seger ternyata, Argopuro cukup banyak memiliki versi legenda dan cerita mitos lain.

Salah satu legenda yang terkenal adalah tentang “Raja Argopuro”.

Menurut legenda ini, Argopuro dulunya adalah sebuah kerajaan yang makmur di atas gunung tersebut.

Raja Argopuro dikisahkan sebagai seorang penguasa yang adil dan bijaksana.

Cerita berlanjut dengan munculnya sebuah bencana alam yang menghancurkan kerajaan Argopuro.

Bencana tersebut berupa letusan gunung berapi atau gempa bumi besar yang membuat kerajaan dan rakyatnya musnah.

Baca Juga :   Amnesia Perlu Penanganan Serius Bisa Dengan Alternatif Tradisional 2023

Setelah itu, gunung tersebut dianggap sakral dan dipercaya sebagai tempat para dewa dengan adanya julukan puncaknya sebagai puncak Hiyang.

Selain itu, ada pula cerita tentang adanya makhluk gaib atau siluman yang mendiami Gunung Argopuro.

Beberapa orang percaya bahwa, gunung ini dihuni oleh sosok bernama “Jaka Argopuro.

Dimana sosok astral Jaka Argopuro, diyakini sebagai penunggu gunung dan melindungi alam sekitarnya.

Jaka Argopuro digambarkan sebagai sosok yang memiliki kekuatan magis dan dapat berubah wujud menjadi berbagai hewan atau manusia.

Namun, penting untuk dicatat bahwa, legenda dan mitos tersebut hanya merupakan cerita turun-temurun yang tidak memiliki dasar sejarah yang pasti.

Mereka adalah bagian dari warisan budaya dan kepercayaan masyarakat sekitar di sekitar lereng Gunung Argopuro.

Ikuti update berita terbaru di Google News sinar.co.id


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page