Scroll untuk membaca artikel
Politik

Ketua DPR ungkap perbedaan pendapat anggota MIKTA mengenai Palestina

466
×

Ketua DPR ungkap perbedaan pendapat anggota MIKTA mengenai Palestina

Sebarkan artikel ini
Indonesia, Korea Selatan, Turki, lalu Australia (MIKTA) pada upaya menggalakkan perdamaian di Palestina.

DKI Jakarta, Sinar.co.id,- Ketua DPR RI Puan Maharani ungkapkan adanya perbedaan pendapat anggota negara-negara Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, lalu Australia (MIKTA) pada upaya menggalakkan perdamaian di Palestina.

 

Ketua DPR ungkap perbedaan pendapat anggota MIKTA mengenai Palestina

“Terkait dengan Palestina, kami sudah pernah bicarakan bahwa, semua negara mengedepankan perdamaian,” katanya dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Awal Hari Minggu petang.

Puan mengakui perbedaan pendapat dari negara anggota MIKTA di mana, ada yang digunakan menyatakan bahwa, apakah perdamaian itu harus dijalankan secara cepat, singkat, bahkan kemudian, gencatan-senjata sejarah harus dilaksanakan.

Baca Juga :   Koalisi Perubahan Amin Siap Hadapi Manuver PDIP

Namun, lanjut dia, ada yang disebut menyatakan pendapatnya bahwa perlu diadakan perdamaian secara dialog, meskipun memakan waktu.

Namun, yang dimaksud penting pada waktu ini, terkait pendudukan negara Israel dalam area Palestina harus segera diselesaikan atau dihentikan.

“Tentu belaka itu bukanlah suatu hal yang tersebut digunakan mudah, ini suatu hal yang mana sulit di area area lapangan,” ujarnya.

Baca Juga :   Kader Banteng Jember Meraih Hattrick, Inilah Seruan Catur Budi Prasetya, Kepala Badan Kebudayaan Nasional

Puan menegaskan konferensi bilateral pada Sidang Ke-9 MIKTA Speakers’ Consultation tetap berikrar untuk terus-menerus memacu perdamaian bukan semata-mata pada Palestina tetapi, di Gaza, Ukraina, lalu negara-negara lain.

Puan menyatakan apa yang digunakan terjadi pada Gaza, Palestina dan juga negara negeri Ukraina ketika ini, Dewan Security PBB belum sanggup cuma secara konkret mempersuasi kondisi yang digunakan pada area negara tersebut.

Baca Juga :   Diversifikasi Pangan, Ganjar: Biar Yang Makan Papeda Tak Berubah

“Setiap negara MIKTA, kami imbau untuk segera memberikan bantuan terhadap Palestina. Kami mengimbau untuk jalur-jalur kemanusiaan, tiada cuma semata yang mana yang disebutkan ada sekarang yang digunakan mana dibuka. Tetapi juga, jalur-jalur yang digunakan lain untuk segera dibuka,” pungkasnya.

Ikuti update berita terbaru di Google News sinar.co.id


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page