Bondowoso, sinar.co.id,- Dengan nihilnya hasil temuan penyalahgunaan cukai, menunjukkan jika kesadaran masyarakat di kabupaten Bondowoso sudah tinggi terutama dalam hal mendukung pemberantasan rokok ilegel.
Hal ini disampaikan Kasatpol PP Bondowoso, Slamet Yantoko, melalui Kasi Ops Sat Pol PP Ahmad Hambri usai pelaksanaan operasi gabungan (opgab) berantas peredaran rokok ilegal di sejumlah toko kelontong wilayah Kecamatan Tegalampel pada Selasa, (12/8/2025).
Menurut Ahmad Hambri, Opgab tahun 2025 kali ini tentunya dilakukan secara humanis yang lebih banyak dari giat sosialisasi dari tahun sebelumnya.
“Jadi, tahun sekarang difokuskan atau lebih banyak operasi. Tentunya kita harus lebih maksimal mendapatkan hasil,” katanya.
Ia menyebut, hasil opgab nihil ini, merupakan wujud nyata atas tingginya kesadaran masyarakat untuk tidak terlibat seperti, menjual dan mengedarkan produk tak bercukai atau cukai palsu.
Hambri juga menyebut, giat gabungan Sat Pol PP dan Bea Cukai Jember kali ini, telah berkomitmen untuk tidak memberikan ruang dan berusaha mempersepit ruang terkait peredaran rokok ilegal ini di wilayah Bondowoso.
“Namun yang paling utama, adalah memberikan penyadaran kepada masyarakat akan bahayanya rokok ilegal tentunya, bagi yang terlibat dalam giat Opgab ini yang bisa memberikan edukasi kepada masyarakat secara Humanis,” tukasnya.
Hasil Nihil Dalam Opgab
Diketahui, pasukan Opgab kali ini, dibagi menjadi dua regu dan bergerak bersama-sama ke titik target yang telah ditentukan dengan hasil nihil pelanggaran di masing-masing titik.












