Scroll untuk membaca artikel
Pariwisata

Fhasion Batik Dalam Festival Batik 2025 Bondowoso Resmi Dibuka

Redaksi
782
×

Fhasion Batik Dalam Festival Batik 2025 Bondowoso Resmi Dibuka

Sebarkan artikel ini
fhasion
Festival Batik khas Bondowoso 2025

Bondowoso, sinar.co.id,- Bupati Bondowoso bersama jajarannya dan pimpinan Forkopimda yang lain, ujuk kebolehan pada fhasion batik dalam peresmian Festival Batik 2025 dengan tema “Batik Bondowoso, Warisan untuk Dunia” di Alun-alun RBA Ki Ronggo pada Sabtu, (23/08/2025).

Acara ini menjadi ajang tahunan untuk memperkenalkan keindahan dan filosofi batik khas Bondowoso kepada masyarakat luas, sekaligus mendorong pelestarian warisan budaya lokal.

Festival kali ini, tampak diisi dengan Kompetisi Fashion Show Batik khas Bondowoso yang dikenakan oleh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga segenap camat bersama pasangannya masing-masing.

Selain parade busana batik, juga ada lomba desain batik, pameran UMKM, hingga workshop membatik yang melibatkan pelajar, perajin, serta komunitas seni.

Baca Juga :   Jalur Kawah Ijen Kembali Normal, Disparbudpora Bondowoso Upayakan Kejar Bola

Bupati Bondowoso, Abd. Hamid Wahid, dalam sambutannya menyampaikan, festival ini bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mengangkat kearifan lokal agar semakin dikenal masyarakat nasional bahkan mancanegara.

fhasion
Bupati Bondowoso Abd. Hamid Wahid bersama Istri dalam perfom fhasion Batik 2025

“Batik Bondowoso bukan hanya motif kain, tetapi simbol jati diri, sejarah, dan kebanggaan masyarakat. Festival ini menjadi wadah kreativitas sekaligus ruang bagi generasi muda untuk mencintai budaya daerahnya,” ujarnya.

Sejumlah perajin batik dari berbagai kecamatan turut memamerkan karya terbaik mereka. Motif-motif khas Bondowoso seperti Batik Kopi, Batik Singo Ulung, hingga Batik Kawah Wurung menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Baca Juga :   Ribuan Warga Antusias Jadi Peserta Pawai Budaya Desa Pakisan

Plt Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso, Mulyadi menyebut, Festival Batik 2025 diharapkan mampu mendongkrak ekonomi kreatif daerah.

“Kami ingin batik Bondowoso tidak hanya menjadi pakaian kebanggaan, tetapi juga sumber kesejahteraan bagi perajin dan masyarakat luas,” katanya.

fhasion
Plt. Kadiskoperindag Bondowoso Mulyadi bersama Istri dalam perfom fhasion batik 2025.

Menurutnya, giat ini merupakan rangkaian acara dalam peringatan HUT RI ke 80, Harjabo ke-162 dan mendukung program Pemerintah Provinsi dalam Festival Dewi Cemara 2025.

Pelaku UMKM dan Fhasion Batik 2025

Dalam momentum ini tercatat ada 500 lebih pelaku UMKM dan ada 4 katagori lomba fhasion batik yakni, katagori A umur 4 sampai 8 tahun, katagori B umur 9 sampai 12 tahun, katagori C 13 tahun ke atas dan katagori D yang diikuti oleh jajaran Forkopimda.

Baca Juga :   Fraksi PPP Bondowoso Soroti Belanja Pegawai dan Pengelolaan Dana Desa

Dengan adanya Festival Batik 2025 ini, Bondowoso menegaskan posisinya sebagai daerah yang tidak hanya kaya potensi alam, tetapi juga memiliki warisan budaya yang layak dibanggakan di tingkat nasional maupun internasional.

Simak juga: 👉 Video Festival Batik 2025🏷️

tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp