Bondowoso, Sinar.co.id,- Downhill Competition Bondowoso 2023, masih dalam rangka sosialisasi Gempur Rokok Ilegal bersama Bea Cukai dan Satpol PP Bondowoso, terlaksana di garis start desa Tanggulangin, kecamatan Tegalampel pada Minggu, (17/12/2023).
Gelar yang dilepas langsung oleh Kasat Pol PP Bondowos, Slamet Yantoko tersebut, menempuh rute pedesaan dan hutan yang garis finish nya di areal hutan Tegalampel.
Bea Cukai Jember Dalam Downhill Competition Bondowoso 2023
Menurut pihak Bea Cukai Jember, Darmawan dalam sambutannya, sosialisasi gempur rokok ilegal ini, pihaknya apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Bondowoso yang telah ikut mensosialisasikan gempur rokok Ilegal dalam gelar tersebut.
“Giat ini dibiayai DBCHT yaitu hasil tembakau. Perlu diketahui juga bahwa, penerimaan Cukai untuk tahun 2002 sebesar 226 triliun di mana 2% dari itu akan dikembalikan kepada pemerintah Provinsi dan pemerintah Daerah,” katanya.

Menurutnya, untuk Kabupaten Bondowoso dari hasil bagi DBCHT 50% akan digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, 40% untuk kesehatan dan 10% adalah untuk penegakan hukum.
“Dimana untuk menegakkan hukum dan juga Jember, sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Bondowoso dalam upaya memberantas rokok ilegal,” paparnya.
Lebih lanjut Dermawan menjelaskan cara membantu pihak Bea Cukai dengan cara tidak mengkonsumsi dan memperjual belikan rokok ilegal dan laporkan jika menemui pelanggaran.
Asisten ll Dalam Downhill Competition Bondowoso 2023
Sementara, dari sambutan Asisten II Pemkab Bondowoso, Abdurrahman, menyebut alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk di Bondowoso nilainya mencapai sekitar Rp. 65 Miliar.
“Salah satunya untuk masyaraakat dalam bidang kesehatan agar mendapatkan layanan kesehatan gratis. Juga ada bantuan Tunai berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana Cukai,” paparnya.
Kasatpol PP Bondowoso Dalam Downhill Competition Bondowoso 2023
Selanjutnya, disampaikan Kasatpol PP Bondowoso, Slamet Yantoko, sebagai pengampu acara, jika dalam gelar ini cukup disambut antusias oleh masyarakat.
“Ini ditunjukkan dari peserta yang dibatasi 300 orang namun yang mendaftar dan mengikuti mencapai 500 orang peserta,” jelasnya.
Menurutnya, dalam momentum kedepannya akan dilaksanakan gelar yang lebih besar lagi untuk giat semacam ini.
Mengingat selain membantu dalam sosialisasi Gempur Rokok Ilegal, Bondowoso ini kan sudah masuk dalam keanggotaan Unesco Global Geopark yang harus bersama kita pertahankan.
“Dengan cara Downhill Competition ini masyarakat akan mengenal lebih banyak potensi wisata yang ada di Kabupaten Bondowoso,” pungkasnya.












