Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Warisan Perjuangan Jumain Dilanjutkan, SEKTI Jember Tagih Realisasi Reforma Agraria ke ATR/BPN

Redaksi
9
×

Warisan Perjuangan Jumain Dilanjutkan, SEKTI Jember Tagih Realisasi Reforma Agraria ke ATR/BPN

Sebarkan artikel ini
jumain

Jember, sinar.co.id,- Pergantian pucuk pimpinan Kantor ATR/BPN Kabupaten Jember langsung disambut desakan serius dari kalangan petani. Serikat Tani Independen (SEKTI) bersama sejumlah Organisasi Tani Lokal (OTL) memanfaatkan momentum pertemuan dengan Kepala Kantor ATR/BPN Jember yang baru, M. Sochib Lutfi, untuk menagih penyelesaian konflik agraria yang selama ini belum menemukan titik terang.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor ATR/BPN Jember, Jumat (8/5/2026) itu dipimpin langsung Ketua SEKTI, Muasim. Puluhan pengurus dan perwakilan petani hadir membawa sederet persoalan tanah yang selama bertahun-tahun menjadi sumber konflik di berbagai wilayah Jember.

Dalam dialog tersebut, para ketua OTL menyampaikan langsung persoalan yang mereka hadapi, mulai dari konflik kawasan hutan, sengketa lahan dengan PTPN I Regional 5 yang mencakup eks wilayah PTPN X, XI, dan XII, hingga persoalan tanah timbul di kawasan Pancer, Kecamatan Puger.

Baca Juga :   Pj Bupati Bondowoso Sidak OPD Temukan ASN Tidak Penuhi Disiplin

SEKTI menilai hingga kini reforma agraria masih jauh dari harapan petani kecil dan buruh tani. Menurut Muasim, program reforma agraria tidak boleh berhenti sebatas slogan pemerintah tanpa dampak nyata bagi masyarakat bawah.

“Petani membutuhkan kepastian hukum atas tanah yang mereka garap. Reforma agraria harus benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya, bukan sekadar menjadi program di atas kertas,” tegas Muasim.

Ia menyebut konflik agraria di Jember telah berlangsung puluhan tahun dan belum sepenuhnya terselesaikan. Bahkan, ia menyoroti adanya ancaman kriminalisasi terhadap petani yang memperjuangkan lahan garapan, seperti yang disebut terjadi di wilayah Sumberkelopo, Kecamatan Bangsalsari dan Kuntiran, Kecamatan Sumberjambe.

Baca Juga :   Jember Darurat Lingkungan, LSM Ampuh Desak Polisi Tutup Tambang Sebanen Sebelum Longsor Melanda

Perjuangan SEKTI Atas Cita-cita Jumain

Dalam pertemuan itu, Muasim juga menegaskan bahwa perjuangan SEKTI merupakan kelanjutan cita-cita almarhum Jumain, tokoh tani Jember yang semasa hidup dikenal aktif memperjuangkan hak-hak petani kecil dalam berbagai konflik agraria.

Nama Jumain masih kuat diingat kalangan petani karena konsistensinya mendampingi warga dalam memperjuangkan hak atas tanah. Setelah wafat akibat sakit jantung beberapa waktu lalu, perjuangan tersebut kini diteruskan oleh pengurus dan anggota SEKTI.

“Perjuangan ini tidak boleh berhenti. Kami ingin petani memiliki kedaulatan atas tanahnya sendiri dan mendapatkan perlindungan hukum yang jelas,” lanjut Muasim.

Sementara itu, Kepala Kantor ATR/BPN Jember, M. Sochib Lutfi, menyatakan pihaknya akan mempelajari seluruh aspirasi dan persoalan yang disampaikan organisasi tani. Ia juga memastikan akan melanjutkan proses yang sebelumnya telah berjalan di era kepemimpinan terdahulu.

Baca Juga :   Yazid Merdeka Ingatkan Pentingnya Kepastian AD/ART Usai Islah Mardiono–Agus Suparmanto

“Saya akan mempelajari satu per satu persoalan yang disampaikan dan meneruskan hal-hal yang sebelumnya sudah dilakukan,” ujar Sochib.

Diketahui, Sochib Lutfi merupakan pejabat ATR/BPN asal Jawa Tengah yang baru menjabat sebagai Kepala Kantor Pertanahan Jember. Pertemuan tersebut menjadi komunikasi perdana antara pimpinan baru ATR/BPN dengan organisasi tani di Jember, sekaligus membuka harapan baru bagi penyelesaian konflik agraria yang selama ini membelit petani di sejumlah kecamatan.

 

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id/

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp