Scroll untuk membaca artikel
Daerah

3 Kandidat Ketua PPP Bondowoso: Ajang Rebut Arah, Uji Soliditas, dan Regenerasi Kepemimpinan

Redaksi
733
×

3 Kandidat Ketua PPP Bondowoso: Ajang Rebut Arah, Uji Soliditas, dan Regenerasi Kepemimpinan

Sebarkan artikel ini
kandidat
Plt Sekretaris DPC PPP Bondowoso, Syaiful Bahri Husnan.

Bondowoso, sinar.co.id,- Pergantian kepengurusan definitif Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bondowoso resmi bergulir. Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X yang digelar di Ballroom Palm Hotel, Senin (04/05/2026), menjadi panggung strategis untuk menentukan arah baru partai sekaligus menguji soliditas kader di tengah dinamika politik pasca pemilu.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPC PPP Bondowoso, Syaiful Bahri Husnan atau Mas Sef, menegaskan bahwa penentuan ketua dan sekretaris definitif tidak dilakukan secara instan. Seluruh proses harus melalui mekanisme Muscab, dimulai dari pemilihan formatur oleh pengurus DPC dan jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Bondowoso.

“Formatur inilah yang nantinya menyusun struktur kepengurusan definitif, termasuk mengusulkan ketua dan sekretaris ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP),” ujarnya.

Baca Juga :   Golkar Upayakan Infrastruktur Bondowoso di Tengah Fiskal Sempit

Kandidat Calon Ketua DPC PPP Bondowoso

Sejumlah nama mulai mengemuka sebagai kandidat ketua. Di antaranya Plt Ketua DPC PPP Bondowoso Barri Sahlawi Zein, Plt Wakil Ketua Ahmadi, serta Syaiful Bahri Husnan sendiri.

Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid yang hadir dalam seremoni pembukaan menilai Muscab bukan sekadar agenda rutin partai, melainkan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi sekaligus merumuskan arah kebijakan ke depan.

“Ini ajang strategis untuk memperkuat organisasi, menyiapkan regenerasi kepemimpinan, serta meningkatkan peran nyata partai dalam pembangunan daerah,” katanya.

Bupati Hamid juga membuka ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dan partai politik. Menurutnya, pembangunan membutuhkan sinergi lintas sektor dengan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

Baca Juga :   Musrenbang Bondowoso 2027: Bupati Hamid Tekankan Pembangunan Berbasis Data

“Dengan komunikasi yang baik dan komitmen bersama, berbagai tantangan—baik ekonomi, sosial, maupun pembangunan SDM—bisa kita hadapi,” tegasnya.

Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan politik. “Perbedaan itu wajar, tapi persatuan bangsa harus tetap menjadi prioritas,” imbuhnya.

kandidat
Bupati Bondowoso saat sambutan di ajang Muscab PPP Bondowoso (4/6)

Di sisi lain, Plt Ketua DPC PPP Bondowoso, Barri Sahlawi Zein, menyoroti Muscab sebagai ruang refleksi atas perjalanan partai, khususnya setelah menghadapi dinamika politik sejak Pemilu 2019 hingga 2024.

“Ini momentum evaluasi. PPP harus kembali memperkuat peran di tengah masyarakat dan merebut kembali kepercayaan publik,” ujarnya.

Menurutnya, partai tidak hanya berfungsi sebagai kendaraan politik, tetapi juga sebagai pengawal aspirasi rakyat dan kontrol sosial. Ia menegaskan, PPP sebagai partai berbasis umat harus tetap konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat dengan menjunjung nilai kebersamaan dan persatuan.

Baca Juga :   Bawaslu Bondowoso Sebut Jika, Anggaran Penertiban Pelanggaran Kampanye “Tidak Ada”

Menutup sambutannya, Barri mengajak seluruh kader untuk mempererat solidaritas dan memohon dukungan dari para ulama serta tokoh masyarakat agar PPP kembali bangkit dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Muscab X PPP Bondowoso kali ini tidak hanya menjadi arena kontestasi kepemimpinan, tetapi juga penentu masa depan partai: apakah mampu bangkit dan relevan di tengah perubahan, atau justru tertinggal dalam arus politik yang kian kompetitif.

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id/

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp