Scroll untuk membaca artikel
Kesehatan

Puskesmas Pujer Sabet Prestasi Terbaik 1 Pengelolaan Program PTM Bondowoso 2025

Redaksi
730
×

Puskesmas Pujer Sabet Prestasi Terbaik 1 Pengelolaan Program PTM Bondowoso 2025

Sebarkan artikel ini
prestasi

Bondowoso, sinar.co.id, Prestasi kembali ditorehkan Puskesmas Pujer. Fasilitas pelayanan kesehatan di Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, tersebut meraih penghargaan Terbaik 1 Pengelolaan Program Penyakit Tidak Menular (PTM) Kabupaten Bondowoso Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso dalam momentum Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang diikuti seluruh puskesmas se-Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan tersebut berlangsung di Grand Padis Hotel pada Rabu (16/9/2026).

Penghargaan itu menjadi salah satu bukti konsistensi Puskesmas Pujer dalam menjalankan program promotif dan preventif, khususnya dalam mendeteksi serta mengendalikan penyakit tidak menular yang membutuhkan penanganan secara berkelanjutan.

Kepala Puskesmas Pujer, dr. Indah Zuhdiyah Sari, mengatakan pencapaian tersebut tidak diraih secara instan. Ada sejumlah indikator yang menjadi bagian dari penilaian pengelolaan program PTM yang selama ini diterapkan secara konsisten di Puskesmas Pujer.

“Pengelolaan PTM ini salah satunya berkaitan dengan penanganan penyakit yang sebenarnya bisa kita cegah atau kita kendalikan intensitasnya, seperti hipertensi dan diabetes,” ujarnya dikonfirmasi Kamis, (17/09/2026).

Menurutnya, upaya pengendalian PTM juga diperkuat melalui program pemeriksaan kesehatan secara rutin. Salah satunya melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang tahun ini turut mengantarkan Puskesmas Pujer meraih prestasi sebagai juara dua dalam capaian kinerjanya.

Baca Juga :   Fraksi PPP Soroti Pelayanan RSUD dan Puskesmas yang Kurang Maksimal

“Selain penghargaan PTM, sebelumnya kami juga mendapat juara dua untuk kinerja Cek Kesehatan Gratis dan juara lima untuk kinerja puskesmas,” jelasnya.

Tak hanya mengandalkan pemeriksaan di dalam gedung puskesmas, Puskesmas Pujer juga mengembangkan kegiatan berbasis masyarakat melalui klub Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang dilaksanakan di setiap desa secara berkelanjutan.

Program tersebut menyasar masyarakat peserta BPJS Kesehatan yang memiliki hipertensi maupun diabetes. Kegiatan dilakukan secara rutin setiap bulan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, senam bersama hingga pengobatan dan tindak lanjut kondisi pasien.

“Untuk warga yang memiliki hipertensi dan diabetes, kami lakukan pemeriksaan, senam bersama, pengobatan dan follow up secara konsisten setiap bulan,” katanya.

Upaya tersebut tampaknya mulai menunjukkan hasil. Hingga kuartal pertama atau periode Januari-Juni 2026, capaian Puskesmas Pujer dalam program CKG maupun Prolanis berhasil masuk dalam jajaran tiga besar di Kabupaten Bondowoso.

Prestasi tersebut, kata Indah, akan terus dipertahankan hingga penghujung 2026

Di sisi lain, dirinya mengajak masyarakat Kecamatan Pujer untuk tidak pasif dalam menjaga kondisi kesehatan. Masyarakat didorong memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan pemerintah, terlebih adanya dukungan program Universal Health Coverage (UHC) yang dapat mengurangi kendala pembiayaan pelayanan kesehatan.

Baca Juga :   Khitan Massal Modern HAN 2026 di Wringin Sukses Digelar, 36 Anak Terima Layanan Gratis

“Untuk warga Kecamatan Pujer, kami berharap bisa lebih aktif memeriksakan kesehatannya. Dengan dukungan program UHC, tidak ada lagi hambatan utama terkait biaya,” tuturnya.

Ia menambahkan, penyakit seperti hipertensi dan diabetes membutuhkan pengobatan serta pemantauan secara konsisten. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak menunggu sampai muncul keluhan berat untuk memeriksakan diri.

“Jangan ragu menggunakan fasilitas kesehatan yang sudah disediakan pemerintah. Dengan pemeriksaan rutin, potensi masalah kesehatan yang tidak diharapkan bisa terdeteksi lebih awal,” imbuhnya.

Indah juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Kesehatan yang selama ini mendukung operasional puskesmas, terutama dalam pemenuhan kebutuhan logistik pelayanan.

Menurutnya, berbagai capaian prestasi Puskesmas Pujer juga tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pujer.

Dukungan tersebut salah satunya terlihat dalam upaya menggerakkan masyarakat untuk mengikuti program kesehatan. Kecamatan turut membantu mengumpulkan masyarakat, termasuk kelompok sasaran Program Keluarga Harapan (PKH), agar mengikuti CKG, Posyandu, maupun kegiatan kesehatan lainnya.

Baca Juga :   Musim Kemarau Mengintai, Forkopimda Bondowoso Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman Karhutla

Video Statement Kapus Pujer

Sementara itu, Camat Pujer Zulfikar Ardiansyah mengaku mengapresiasi dedikasi para tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Pujer yang terus menjalankan berbagai program pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, sederet penghargaan yang berhasil diraih merupakan buah dari kerja bersama dan pengabdian para Nakes di lapangan.

“Semoga upaya yang telah menjadi pengabdian ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah Kecamatan Pujer,” katanya.

Zulfikar juga berpesan kepada seluruh Nakes Puskesmas Pujer agar tidak lelah dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Untuk semua Nakes di Puskesmas Pujer, saya berharap tidak lelah dan terus memberikan pengabdian mulia bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami akan senantiasa mendukung semaksimal mungkin setiap program mulia yang dicanangkan untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

 

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp