Scroll untuk membaca artikel
Ekonomi

Program MBG Ubah Nasib Warga Tegal Pasir, Dari Perantau Pas-pasan hingga Tulang Punggung Keluarga

Redaksi
1107
×

Program MBG Ubah Nasib Warga Tegal Pasir, Dari Perantau Pas-pasan hingga Tulang Punggung Keluarga

Sebarkan artikel ini
program
Karyawan program MBG di SPPG Maghdalena ABK Group desa Jambesari saat jalankan tugasnya (26/01)

Bondowoso, sinar.co.id,- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak-anak sekolah, namun juga membawa perubahan besar dalam kehidupan ekonomi masyarakat. Hal inilah yang dirasakan langsung oleh para karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mitra Mandiri Magdalena ABK Group🏷️ di Desa Tegal Pasir, Kecamatan Jambesari.

Dalam kurun waktu sekitar empat bulan bekerja, sejumlah karyawan mengaku kehidupannya perlahan berubah ke arah yang lebih baik. Salah satunya Muhammad Rizki, pemuda perantau yang kini menjadi tulang punggung keluarga.

Rizki menceritakan, sebelum bergabung dengan program MBG, dirinya kerap merantau ke Pulau Bali usai lulus SMA. Namun realitas hidup di tanah rantau tak seindah harapan.

“Selain jarang bisa kumpul dengan keluarga, penghasilan saya di Bali sangat pas-pasan. Bahkan sering tidak cukup untuk makan. Saat mau balik merantau lagi, ongkos saja harus pinjam,” ungkap Rizki.

Baca Juga :   DPP PPP Instruksikan Menangkan Paslon Bagus di Pilkada Bondowoso 2024

Keadaan tersebut berubah sejak dirinya diterima bekerja sebagai karyawan produksi di dapur SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group. Kini, Rizki bisa bekerja dekat keluarga dengan penghasilan yang lebih pasti.

“Saya sangat bersyukur bisa bekerja di sini. Penghasilan dari program MBG ini sangat membantu keluarga saya, termasuk untuk biaya sekolah adik-adik,” ujarnya.

Ia berharap program MBG dapat terus berjalan dan berkembang agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

“Semoga program MBG terus berlanjut dan SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group selalu sukses dan berjalan lancar,” tambahnya.

Crita Lain Dampak Program MBG

Kisah haru juga datang dari Linda, seorang ibu rumah tangga yang turut bekerja sebagai karyawan SPPG di Tegal Pasir. Sebelumnya, demi memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya tumbuh kembang anaknya, Linda mengaku terpaksa terjerat hutang dari Bank Pelecit.

Baca Juga :   Bahas Pokir Infrastruktur, Ra Hamid Sebut Mungkin Ada Tambahan Goib

“Dulu saya benar-benar tertekan. Kebutuhan rumah tangga, anak sekolah, semuanya berat sampai harus pinjam ke Bank Pelecit,” tutur Linda dengan suara bergetar.

Namun sejak bekerja di SPPG, Linda perlahan bisa bangkit. Ia kini mampu membantu ekonomi keluarga, membiayai pendidikan anak, hingga melunasi hutang yang selama ini membelit kehidupannya.

“Alhamdulillah, setelah bekerja di SPPG saya bisa membiayai anak sekolah, membantu keluarga, dan melunasi hutang. Pekerjaan ini benar-benar sangat berarti bagi kami,” ucapnya sambil menahan tangis haru.

Linda berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat terus berjalan dan berkembang, karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh anak-anak penerima makanan, tetapi juga oleh para karyawan, pedagang sayur, hingga pedagang buah🏷️ di sekitar dapur SPPG.

Baca Juga :   Ketua DPRD Ahmat Dhafir Sebut Dari 2019 100 Persen Pokirnya Untuk Infrastruktur Jalan

Ia juga berharap SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group tetap konsisten menjaga kualitas dan kepercayaan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Prabowo atas program ini. Semoga MBG terus berlanjut dan membawa manfaat bagi lebih banyak orang,” pungkasnya.

Untuk diketahui, SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group di Desa Tegal Pasir, Kecamatan Jambesari prioritaskan karyawan/i nya terutama dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi.

Hal ini untuk menjaga agar kualitas pekerjaan tidak menurun sehingga realisasi misi menjaga ketahanan pangan🏷️ dapat selalu maksimal.

Dokumentasi Cerita Karyawan Program MBG di Bondowoso👇

tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp