Banyuwangi, sinar.co.id,– Di saat banyak anak muda berlomba menembus gemerlap kota besar, Maskur Hasyim justru memilih arah sebaliknya: pulang. Bagi pemuda asal Kecamatan Songgon itu, kampung halaman bukan tempat untuk ditinggalkan, melainkan ruang untuk dibangun.
Setelah hampir satu tahun mengasah kemampuan di perusahaan teknologi Alphasiera Technology, Jombang, Maskur memutuskan kembali ke tanah kelahirannya di Songgon, Banyuwangi. Keputusan itu bukan tanpa pertimbangan. Ia datang dengan bekal pengalaman, keyakinan, dan satu mimpi besar: membangun usaha sendiri.
Pada Rabu, 4 Maret 2026, ia resmi membuka jasa servis telepon seluler bertajuk e-BEST Phone Cell—sebuah langkah berani yang menandai babak baru perjalanan hidupnya sebagai teknisi mandiri.
Warisan Ilmu dan Nilai Kehidupan
Bagi Maskur, usaha ini bukan sekadar bisnis. Ada jejak panjang yang mengiringinya. Ia adalah putra almarhum Khozin, sosok sederhana yang dikenal luas memiliki keahlian instalasi dan perbaikan elektronik. Semasa hidup, almarhum kerap menangani instalasi kelistrikan masjid-masjid di Dusun Kencono Cirebonan, Desa Sragi, Kecamatan Songgon, sekaligus mengabdikan diri sebagai pendidik di Madrasah Ibtidaiyah Sunan Gunung Jati.
Dari sang ayah, Maskur tak hanya mewarisi keterampilan teknis, tetapi juga nilai tanggung jawab, kejujuran, dan pengabdian.
“Saya ingin ilmu yang dulu diajarkan orang tua tidak berhenti begitu saja. Saya ingin ilmu itu hidup, berkembang, dan bermanfaat untuk banyak orang. Ini bentuk bakti dan rasa terima kasih saya kepada beliau,” ujar Maskur dengan mata berkaca-kaca.
Kini, sang ibunda yang telah berusia sekitar 50 tahun menjadi sumber semangat terbesarnya untuk terus berdiri mandiri dan bertanggung jawab atas masa depan keluarga.
Layanan Profesional, Transparan, dan Terbuka untuk Belajar
Melalui e-BEST Phone Cell, Maskur menghadirkan layanan servis handphone yang lengkap dan profesional, meliputi:
- Perbaikan Software
- Sistem error
- Bootloop
- Flashing dan optimasi sistem
- Perbaikan Hardware
- Perbaikan IC rusak
- Jalur konslet
- Penggantian komponen
Menariknya, Maskur menerapkan prinsip transparansi dengan memberikan konsultasi dan pengecekan awal secara gratis sebelum pelanggan memutuskan perbaikan lanjutan. Baginya, kepercayaan pelanggan adalah fondasi utama usaha jangka panjang.
Tak berhenti di situ, ia juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin belajar menjadi teknisi. Pelatihan dasar servis handphone disiapkan bagi pemula yang ingin memiliki keterampilan dan peluang usaha sendiri.
Teknisi Muda dari Songgon untuk Masa Depan
Dimulainya operasional e-BEST Phone Cell pada 4 Maret 2026 menjadi tonggak penting bagi Maskur. Ia memilih membangun masa depan dari tanah kelahiran sendiri—di tengah sawah, perbukitan, dan suasana desa yang membesarkannya.
Optimismenya sederhana namun kuat: usaha yang dirintis dengan kejujuran dan kerja keras akan tumbuh, pelan tapi pasti.
“Saya berharap usaha ini bisa berkembang, membuka lapangan pekerjaan, dan menjadi berkah—bukan hanya untuk keluarga, tetapi juga masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Di tengah arus urbanisasi yang kian deras, langkah Maskur menjadi pengingat bahwa pulang bukan berarti mundur. Kadang, justru dari kampung halamanlah mimpi besar menemukan jalannya.












