Scroll untuk membaca artikel
Hukum

Kondisi Terkini Pasca Dua Kelompok Warga Bitung Bentrok

408
×

Kondisi Terkini Pasca Dua Kelompok Warga Bitung Bentrok

Sebarkan artikel ini
Kondisi Perkotaan Bitung pada waktu ini aman kemudian terkendali, pasca bentrok dua kelompok masyarakat Bitung yang berakibat satu orang meninggal dan dua luka-luka, pada Sabtu, (25/11).
Pers Release

Manado, Sinar.co.id,- Kondisi Perkotaan Bitung pada waktu ini aman kemudian terkendali, pasca bentrok dua kelompok masyarakat Bitung yang berakibat satu orang meninggal dan dua luka-luka, pada Sabtu, (25/11).

Hal ini disampaikan Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Setyo Budiyanto dalam keterangan pers di Markas Polres Bitung, Akhir Pekan (26/11) malam.

Kondisi Terkini Pasca Dua Kelompok Warga Bitung Bentrok

“Kami komunikasikan untuk seluruh masyarakat, khususnya di area Perkotaan Bitung lalu umumnya rakyat Sulut juga seluruh warga Indonesia, sampai dengan malam hari ini, situasi juga kondisi di wilayah Pusat Perkotaan Bitung aman dan juga terkendali,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Direskrimum Polda Sulut Kombes Pol Gani Siahaan, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Iis Kristian, Wali Pusat Perkotaan Bitung Maurits Mantiri, Kapolres Bitung AKBP Tommy Souissa, lalu Dandim Bitung Letkol Czi Hanif.

Ia mengaku telah melakukan sebagian kegiatan sejak pagi sampai dengan waktu malam ini, sebagian melakukan konferensi dengan para tokoh, rakyat lalu komunitas, terkait dengan penyelesaian permasalahan tersebut.

Pada Akhir Pekan (26/11) di malam hari terlihat aktivitas warga di beberapa tempat berjalan seperti biasa.

Mereka melakukan berbagai kegiatan, perekonomian berjalan sebagaimana semestinya.

Baca Juga :   MH Gugurkan Gugatan PMH Terhadap Prabowo-Gibran

Hal itu menunjukkan kegiatan warga dan juga situasi Kota Bitung aman terkendali.

“Namun demikian pelaksanaan penugasan, khususnya anggota dari Polres Bitung yang digunakan kemudian di-‘backup’ (dukung) dari Kodim Bitung juga melibatkan anggota Polda Sulut sampai dengan di tempat di malam hari ini lalu hari-hari selanjutnya tentu masih akan melaksanakan kegiatan penugasan pengamanan dan juga utamanya kegiatan patroli, termasuk kegiatan-kegiatan yang tersebut mana sifatnya statis dalam tempat jalan atau pada tempat-tempat yang mana yang disebutkan diperlukan pengamanan, ini menjadi prioritas kami semua,” katanya.

Ia mengatakan bentrokan yang dimaksud mengakibatkan satu korban meninggal dunia juga dua luka-luka.

Terdapat tujuh terduga pelaku yang ditangkap, pertama lima orang pelaku yang dimaksud terkait dengan korban meninggal dan juga dua pelaku terkait korban yang dimaksud mengalami luka-luka.

Dari tujuh pelaku itu, satu pelaku usianya masih di bawah umur.

Ia mengimbau merekan yang dimaksud melakukan aksi pidana pada bentuk penganiayaan atau kekerasan secara bersama-sama terhadap para korban, sebaiknya menyerahkan diri.

Sebaiknya menyerahkan diri, secepatnya datang ke polres untuk menyampaikan dengan baik lalu akan ditangani secara baik.

Baca Juga :   Terkait Penyalahgunaan Dana Desa Tahun 2019, Kepala Desa Mundurejo Diperiksa Sebagai Saksi Pelapor

“Saya jamin haknya untuk kemudian diperlakukan secara baik oleh penyidik. Kalau tidaklah akan dilaksanakan upaya penangkapan atau kalau misalnya melarikan diri pasti akan dilaksanakan upaya kemudian dimasukkan di area daftar pencarian orang,” kata dia.

Ia juga menyatakan berterima kasih terhadap seluruh penduduk Bitung yang mana telah bersama-sama berpartisipasi juga menguatkan pelaksanaan tugas, baik TNI, Polri, maupun Pemkot Bitung untuk menjaga situasi tetap saja memperlihatkan kondusif.

“Tidak hanya saja sekali masyarakat, termasuk juga para tokoh adat, tokoh agama, kemudian tokoh masyarakat, dibuktikan pada kemarin pada di malam hari hari sudah pernah dilaksanakan konferensi lalu sudah ada ada ada komitmen, kesepakatan untuk bukanlah melanjutkan kesulitan ini, kemudian juga kemudian mempercayakan proses penyelesaiannya dilaksanakan secara prosedur hukum,” katanya.

Terkait dengan isu-isu yang digunakan bertebaran, ia mengajukan permohonan rakyat tiada ada mudah terprovokasi.

“Jangan mudah percaya dengan isu atau informasi yang yang disebutkan sumbernya tidak ada ada sanggup dipercaya bahkan, kemungkinan besar sumber-sumber dari akun-akun anonim, akun-akun yang digunakan yang dimaksud tak sanggup dipertanggungjawabkan,” ujar dia.

Baca Juga :   Polres Bondowoso Kembali Ringkus Terduga Pengedar Pil Koplo

Ia memohonkan seluruh penduduk untuk tak terpengaruh, tak terprovokasi dengan akun-akun atau isu-isu yang mana mengalami perkembangan itu.

“Kalau ada informasi sekecil apapun yang mana kira-kira berhubungan dengan situasi kemudian kondisi yang dimaksud yang disebutkan mengalami perkembangan di tempat area wilayah Pusat Daerah Perkotaan Bitung tolong diinformasikan ke polda, kapolres, dandim, wali kota atau kabid humas polda. Angka itu segera kami olah, telaah untuk kemudian ditindaklanjuti di dalam bentuk cara bertindak sesuai dengan kebutuhan,” katanya.

Kapolda Setyo juga menyampaikan terima kasih untuk media yang digunakan digunakan telah terjadi terjadi berpartisipasi untuk menyampaikan imbauan, teristimewa melalui berita-berita secara positif yang mana tak tendensius kemudian tiada terpengaruh isu-isu yang beredar.

“Harapannya kalau rekan-rekan jurnalis menyampaikan secara proporsional mudah-mudahan permasalahan ini mampu segera selesai, Perkotaan Bitung dapat jadi cepat normal kembali sebagaimana biasa. Ingat kita punya falsafah ‘torang samua basudara’ (kita semua bersaudara),” katanya.

Dalam keterangan pers tersebut, juga menghadirkan sebagian dituduh pelaku juga barang bukti yang dimaksud yang disebutkan diamankan.

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id//

Ikuti update berita terbaru di Google News sinar.co.id


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page