Bondowoso, sinar.co.id,- Sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan pembabat awal kota Bondowoso🏷️, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) menggelar Haul ke-171 wafatnya Raden Bagoes Asrah / Ki Ronggo, Kamis (4/12/2025).
Peringatan tersebut berlangsung khidmat di kompleks pusara Ki Ronggo🏷️, Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i beserta jajaran.
Dalam sambutannya, Wabup As’ad menegaskan bahwa mengenang Raden Bagoes Asrah bukan semata ritual sejarah, tetapi juga bentuk rasa hormat terhadap sosok yang telah meletakkan dasar pemerintahan dan tata wilayah Bondowoso.
Teladan Sosok Ki Ronggo
“Raden Bagoes Asrah bukan hanya tokoh sejarah, tetapi pelopor yang memberi arah bagi Bondowoso modern. Sudah sepatutnya kita meneladani integritas, keberanian, dan pengabdian beliau,” ujar Wabup As’ad.
Ia juga menekankan bahwa momen haul ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus menjaga nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu.
“Pemerintahan hari ini berdiri di atas pondasi kuat yang dibangun Ki Ronggo. Sebagai generasi penerus, tugas kita adalah melanjutkan visi itu dengan penuh tanggung jawab,” imbuhnya.
Raden Bagoes Asrah sendiri wafat pada Senin Kliwon, 11 Desember 1854 (20 Mulud 1783 / 20 Rabiul Awal 1271 Hijriah). Pada tahun 2025 ini, haulnya memasuki tahun ke-171, mendekati dua abad sejak kepergiannya.
Peringatan haul ini diharapkan semakin memperkuat kecintaan masyarakat Bondowoso terhadap sejarah dan tokoh-tokoh pembentuk wilayah yang berjasa besar bagi perkembangan daerah.












