Scroll untuk membaca artikel
Sejarah

Masyarakat Bersatu dalam Kerja Bakti Rawat Monumen Pahlawan Bura

138
×

Masyarakat Bersatu dalam Kerja Bakti Rawat Monumen Pahlawan Bura

Sebarkan artikel ini
Muspika, Perangkat Desa Jatian, Puskesmas Pakusari, serta masyarakat sekitar bergandengan tangan untuk menggelar kerja bakti merawat Monumen Pahlawan Bura yang berdiri gagah di tengah desa ini.
Muspika, Perangkat Desa Jatian, Puskesmas Pakusari, serta masyarakat sekitar bergandengan tangan untuk menggelar kerja bakti merawat Monumen Pahlawan Bura yang berdiri gagah di tengah desa ini.
Masyarakat dan Jajaaran Muspika Pakusari berlatar Monumen Pahlawan Bura (04/09).

Jember, Sinar.co.id – Selasa (03/10/2023) – Suasana haru dan semangat gotong royong menyelimuti Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember.

Muspika, Perangkat Desa Jatian, Puskesmas Pakusari, serta masyarakat sekitar bergandengan tangan untuk menggelar kerja bakti merawat Monumen Pahlawan Bura yang berdiri gagah di tengah desa ini.

Masyarakat Bersatu dalam Kerja Bakti Rawat Monumen Pahlawan Bura

Peltu Eka Satria W., selaku Danposramil Kecamatan Pakusari, menyatakan dengan bangga,

“Kami selalu kompak bersama Muspika, perangkat Desa Jatian, Puskesmas, serta masyarakat Pakusari, menjaga dan merawat Monumen Pahlawan Bura.

Baca Juga :   Wilhelmina Sumringah Saat Menonton Aduan Sapi di Bondowoso

-sebagai pahlawan revolusi yang benar-benar putra daerah kecamatan Pakusari.

Tempat ini memiliki nilai sejarah yang tak ternilai, dan kita perlu menjaga serta melestarikan keberadaannya.”

Tidak ketinggalan, Raden Samsul Hidayat, Camat Pakusari, turut memberikan ungkapan syukur,

“Alhamdulillah, dengan kegiatan ini, tempat ini tetap terawat, terjaga kelestariannya, dan tetap dikenang bahwa Pak Bura adalah pahlawan pejuang kemerdekaan.”

Baca Juga :   Karomah Togo Ambarsari Nampak Sejak Nyantri

Kepala Desa Jatian, yang akrab disapa Pak Riko, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI yang telah berperan dalam kegiatan kerja bakti di desanya.

“Kami bersama perangkat desa dan masyarakat mendukung demi kelestarian Monumen Pahlawan Bura ini.

Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih kepada Muspika, Puskesmas, dan semua yang ikut andil dalam kegiatan kerja bakti ini,” tambahnya.

Baca Juga :   Begini Misteri Tirakat Ki Ronggo Hingga Membuahkan Tanggal Harjabo

Semangat gotong royong dan cinta akan sejarah nampak jelas dalam kerja bakti ini, mengingatkan kita semua akan pentingnya merawat warisan sejarah demi menghormati jasa-jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Monumen Pahlawan Bura akan terus bersinar sebagai simbol pengabdian dan semangat persatuan dalam masyarakat Desa Jatian dan sekitarnya.

Ikuti update berita terbaru di Google News sinar.co.id


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page