Bondowoso, sinar.co.id,- Viralnya video antrean panjang warga yang berebut LPG 3 kilogram jelang Ramadhan memantik perhatian publik. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya persoalan serius dalam distribusi gas melon bersubsidi di Kabupaten Bondowoso, meski secara administratif pasokan disebut masih aman berjalan.
LPG Langka Jelang Ramadhan
Bahkan pernyataan administratif yang teraplikasi dalam sidak oleh satgas dan DPRD komisi ll tersebut sempat menuai kecaman dari sejumlah aktifis yang menganggap hanya seremonial sidak.🏷️
Merespons situasi itu, Polres Bondowoso, Polda Jawa Timur, menurunkan personel Satreskrim untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap agen dan pangkalan LPG 3 kilogram. Langkah ini dilakukan guna memastikan penyaluran gas subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan pihak-pihak tertentu di luar ketentuan.
Dalam muatan video viral di medsos, antrean terjadi di salah satu pangkalan sekitar Pasar Induk, Kecamatan Kota, Bondowoso. Dalam rekaman yang beredar puluhan warga tampak berdesakan dan saling berebut demi mendapatkan satu tabung LPG 3 kilogram, memunculkan dugaan kelangkaan sekaligus ketimpangan distribusi di lapangan.
Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo melalui Kasatreskrim Iptu Wawan Triono menegaskan, pihaknya tidak hanya berhenti pada pengecekan stok, tetapi juga siap menelusuri pola distribusi LPG subsidi di tingkat bawah.
“Kami melakukan pengecekan langsung ke agen dan pangkalan. Pengawasan ini akan kami lakukan secara menyeluruh, termasuk memastikan penyaluran LPG 3 kilogram sesuai peruntukannya,” ujar Iptu Wawan, Jumat (30/1/2026).
Ia mengungkapkan, saat petugas tiba di pangkalan yang menjadi sorotan, seluruh stok LPG telah habis terjual. Dari data yang dihimpun, jatah LPG di pangkalan tersebut sebanyak 100 tabung, sementara jumlah konsumen yang datang mencapai sekitar 150 orang.
Situasi ini dinilai janggal, mengingat sebagian warga yang mengantre diketahui berasal dari luar wilayah layanan pangkalan, seperti Kecamatan Tamanan, Pujer, Grujugan, hingga kecamatan lain di luar radius seharusnya.
“Fakta di lapangan ini menjadi perhatian kami. Akan kami dalami apakah distribusi sudah sesuai wilayah, sasaran, dan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Polres Bondowoso juga mengimbau masyarakat agar tidak terpancing kepanikan. Namun di sisi lain, kepolisian menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan distribusi LPG bersubsidi, terlebih menjelang Ramadhan yang kerap dibarengi peningkatan konsumsi rumah tangga.
“Kami akan melakukan pengecekan lanjutan untuk memastikan tidak ada penimbunan, penyimpangan distribusi, maupun praktik yang merugikan masyarakat kecil,” pungkas Iptu Wawan.












