Scroll untuk membaca artikel
Pariwisata

Ibu Bupati Jadi Dewi Rengganis, Gelar Budaya Bondowoso Hipnotis Ribuan Penonton

Redaksi
332
×

Ibu Bupati Jadi Dewi Rengganis, Gelar Budaya Bondowoso Hipnotis Ribuan Penonton

Sebarkan artikel ini
rengganis

Bondowoso, sinar.co.id,- Suasana megah dan penuh kekaguman menyelimuti GOR Pelita Bondowoso, Rabu malam (17/6/2026). Ribuan penonton yang memadati arena dibuat terpukau oleh pagelaran budaya bertajuk “Ini Budi Amarta Dewi Rengganis“, sebuah pertunjukan spektakuler yang mengangkat kisah legenda perempuan agung Bondowoso, Dewi Rengganis.

Perfom Peran Dewi Rengganis

Kejutan utama dalam pertunjukan tersebut hadir saat sosok Dewi Rengganis diperankan langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Bondowoso, Nyai Hj. Indah Amperawati Abdul Hamid Wahid.

Penampilannya yang anggun dan penuh penghayatan berhasil menghidupkan karakter sang legenda, sekaligus menjadi magnet yang menyita perhatian ribuan pasang mata sepanjang pertunjukan.

Pagelaran budaya ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Muharam 1448 Hijriah yang mengusung tema “Melangkah Bersama Budaya, Menyongsong Masa Depan”. Beragam unsur seni dipadukan dalam satu panggung, mulai dari drama kontemporer, tari tradisional, musik, teater, hingga pertunjukan seni lukis yang menyuguhkan pengalaman budaya yang kaya dan mengesankan.

Baca Juga :   Pusaka Tunggul Wulung Penanda Pungkasan Harjabo Dalam Festival Ki Ronggo

Bupati Bondowoso, KH Abdul Hamid Wahid, menegaskan bahwa budaya merupakan identitas yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Menurutnya, pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui wacana, tetapi harus diwujudkan dalam berbagai ruang ekspresi yang melibatkan masyarakat secara langsung.

“Budaya adalah akar yang membuat kita tetap kokoh di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi. Melalui pertunjukan seperti ini, generasi muda diajak untuk mengenal, memahami, dan mencintai warisan leluhur mereka,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, menyampaikan bahwa pagelaran tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap para guru dan peserta didik PAUD yang selama ini aktif mengikuti program INI Budi (Ini Anak Indonesia, Belajar Budaya Sejak Dini).

Menurutnya, keterlibatan anak-anak usia dini dalam pertunjukan budaya merupakan langkah nyata untuk menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya lokal sejak dini.

Baca Juga :   Voltase PLN Naik Turun, RSUD Sempat Macet Pelayanan

“Kami mengajak seluruh tenaga pendidik dan masyarakat untuk terus mengenalkan kebudayaan serta kesenian Bondowoso kepada anak-anak. Bahkan saat ini kami juga tengah menyusun buku pelajaran berbasis muatan lokal sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya daerah,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Gede Budiawan, mengungkapkan bahwa pihaknya sejak awal mendukung penuh kelas budaya yang diinisiasi oleh GAS (Gerakan Anak Seni).

Program yang dimulai sejak Desember 2025 tersebut menjadi wadah pembelajaran budaya bagi para guru PAUD yang kemudian menularkan pengetahuan dan keterampilan seni kepada anak-anak didiknya.

“Malam ini menjadi momentum bagi peserta untuk menampilkan hasil proses belajar yang telah dijalani selama berbulan-bulan. Kami berharap kegiatan yang lahir dari masyarakat dan untuk masyarakat ini terus berkembang serta memberikan manfaat bagi pelestarian budaya Bondowoso,” katanya.

Baca Juga :   Traveloka Travel Fair Hadir di Kokas, Tawarkan Promo Tiket Luar Negeri

Sepanjang pertunjukan, antusiasme penonton terlihat begitu tinggi. Tata cahaya yang memukau, iringan musik tradisional yang berpadu harmonis dengan sentuhan modern, serta penampilan para seniman, guru, dan pelajar berhasil menghidupkan kembali kisah Dewi Rengganis dalam kemasan yang segar dan relevan dengan perkembangan zaman.

Lebih dari sekadar tontonan, pagelaran “Ini Budi Amarta Dewi Rengganis” menjadi bukti bahwa budaya dapat hadir sebagai sarana pendidikan karakter, ruang kreativitas, sekaligus media pemersatu masyarakat.

Melalui semangat “Satu Hati, Satu Budi, Satu Bangsa”, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap nilai-nilai budaya lokal terus tumbuh dan mengakar kuat di tengah masyarakat, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang berdaya saing, kreatif, dan tetap bangga terhadap jati dirinya sebagai bagian dari warisan budaya Nusantara.

https://www.tiktok.com/

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp