Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Promosi Mutasi Puluhan ASN Bondowoso, Bupati Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Redaksi
9031
×

Promosi Mutasi Puluhan ASN Bondowoso, Bupati Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Sebarkan artikel ini
promosi

Bondowoso, sinar.co.id,- Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melakukan mutasi dan promosi jabatan terhadap puluhan aparatur sipil negara (ASN) yang menduduki jabatan administrator dan pengawas. Prosesi pelantikan berlangsung di Pendopo Raden Bagus Asra, Kamis (9/7/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah memperkuat kinerja organisasi sekaligus memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif melalui penataan sumber daya aparatur.

Sejumlah posisi strategis mengalami pergantian. Di antaranya, Yuhyi Fahyudi dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Arif Setyo Raharjo menjabat Sekretaris Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), Dias Zulkarnaen mengemban amanah sebagai Camat Ijen, Rifky Hariadi menjadi Camat Tegalampel, Erik Kurniawan menjabat Lurah Nangkaan, serta Rizal dipercaya memimpin Kelurahan Sekarputih. Selain itu, sejumlah pejabat administrator dan pengawas lainnya juga turut bergeser sesuai kebutuhan organisasi.

Baca Juga :   Bapenda Bondowoso Sisir Wira Hills, Pendataan Akurat Perkuat PAD Pariwisata

Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan bahwa seluruh pengisian jabatan dilakukan melalui mekanisme mutasi dan promosi. Ia memastikan tidak ada pejabat yang merangkap dua jabatan dalam pelantikan tersebut.

“Jabatan administrator dan pengawas,” kata Fathur Rozi saat ditemui usai pelantikan.

Kewajaran Mutasi dan Promosi

Menurutnya, rotasi jabatan merupakan bagian dari strategi pembinaan karier ASN sekaligus upaya menghadirkan semangat baru di lingkungan birokrasi. ASN yang terlalu lama berada di satu posisi dinilai berpotensi menghambat munculnya inovasi dan penyegaran dalam tata kelola pemerintahan.

Baca Juga :   Perempuan Rentan di Bondowoso Dibekali Keterampilan Usaha, Dinsos P3AKB Perkuat Perlindungan Sosial

“Mutasi, rotasi, maupun promosi adalah hal yang wajar dalam organisasi. Selain memenuhi kebutuhan kelembagaan, langkah ini juga bertujuan menciptakan dinamika kerja yang lebih produktif,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar memandang jabatan sebagai amanah, bukan sekadar kedudukan. Ia menekankan bahwa kepercayaan yang diberikan harus dibalas dengan dedikasi, profesionalisme, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan lima pesan utama yang harus menjadi pedoman para pejabat. Pertama, menjaga integritas dengan menjauhi penyalahgunaan wewenang, tetap jujur, serta rendah hati. Kedua, meningkatkan kinerja melalui target yang jelas, inovatif, dan penuh inisiatif. Ketiga, memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarperangkat daerah agar program pembangunan berjalan lebih efektif.

Baca Juga :   Capaian PBB 81 Persen, Curahdami Jadi Kecamatan dengan Kinerja Pajak Terbaik Keempat di Bondowoso

Pesan keempat adalah menghadirkan pelayanan publik yang cepat, ramah, dan mampu memberikan solusi bagi masyarakat. Sedangkan pesan kelima, seluruh pejabat diminta terus meningkatkan kompetensi dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta digitalisasi pemerintahan.

“Bagi yang mendapat promosi jangan jumawa, dan bagi yang mutasi jangan berkecil hati,” pesan Abdul Hamid Wahid di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Melalui penyegaran birokrasi ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap tercipta organisasi yang semakin adaptif, profesional, dan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

 

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp