Bondowoso, sinar.co.id,- Penutupan seluruh rangkaian kegiatan Festival Muharram 1447 H, ditandai dengan sholawatan bersama seluruh jajaran Forkopimda, Forkopimcam serta, seluruh kepala desa se kabupaten Bondowoso.
Gelar spektakuler yang resmi ditutup Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafii kali ini, terselenggara di Alun-alun RBA Ki Ronggo Bondowoso pada Sabtu malam, (12/06/2025).
Diketahui, rangkaian kegiatan Festival Muharram kali ini, diawali dengan Pawai Obor Muharram 1447 H🏷️ sebagai manivestasi napak tilas pembabat Bondowoso yakni, Ki. Ronggo.🏷️
Dilanjutkan dengan kegiatan bazar UMKM di seluruh kecamatan🏷️ sebagai upaya pemerataan menggerakkan ekonomi lokal.
Kegiatan bazar UMKM tingkat kabupaten🏷️ yang menampilkan seluruh layanan publik dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah.
Penutupan Festival Muharram 1447
Dan ditutup dengan puncak kegiatan Bondowoso Bersholawat,🏷️ yang diikuti seluruh unsur Pemerintahan seluruh kabupaten Bondowoso.
“Ini sebuah mujahadah cinta sebagai ungkapan doa, rasa syukur dan harapan bersama untuk keberkahan bagi kabupaten Bondowoso tercinta. Kita patut bersyukur, bahwa kegiatan ini telah menjadi ruang ekspresi spiritual sekaligus wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Wabup As’ad membacakan sambutan Bupati Bondowoso.
Menurut Wabup As’ad, sebagai pemerintah daerah, pihaknya senantiasa berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang berorientasi pada pembangunan yang holistik dan berimbang, mencakup aspek fisik maupun spiritual, infrastruktur, maupun kehidupan masyarakat yang berakhlak dan berbudaya.
Pihaknya meyakini bahwa, kemajuan yang tidak disertai dengan keberkahan hanyalah sebentuk pencapaian semu, dan kesejahteraan yang tidak dilandasi oleh nilai-nilai kebaikan pada hakikatnya bersifat rapuh dan tidak berkelanjutan.
“Prinsip ini sejalan dengan visi kami untuk mewujudkan Bondowoso Berkah🏷️ yaitu, Bondowoso yang Berkualitas, Akseleratif dan Holistik,” tukasnya.
Sementara disampaikan, Mulyadi, Kadisparbudpora Bondowoso, selama pelaksanaan Festival Muharram 1447 H ini, omset transaksi dari sektor UMKM dan Bazar tercatat mencapai kurang lebih Rp. 3 Milyar.
“Ini bukan sekadar angka tetapi, menjadi bukti nyata bahwa, kolaborasi antara nilai-nilai keagamaan dan potensi ekonomi lokal bisa tumbuh harmonis dan saling menguatkan,” jabarnya.
Mulyadi, menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi – tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam suksesnya seluruh rangkaian kegiatan Festival Muharram 1447 Hijriyah ini.












