Scroll untuk membaca artikel
Hiburan

Kirab Pusaka Jember, Desa Jubung Angkat Nama Brawijaya 41 dan Dorong Nasionalisme Muda

Redaksi
425
×

Kirab Pusaka Jember, Desa Jubung Angkat Nama Brawijaya 41 dan Dorong Nasionalisme Muda

Sebarkan artikel ini
kirab

Jember, sinar.co.id,Mengusung jargon “Brawijaya 41”, pihak pemerintahan desa Jubung, kecamatan Sukorambi, partisipasi ikutsertakan 30 peserta dalam ajang apel Kebangsaan Cinta Pluralisme sekaligus Kirab Pusaka Nusantara, Sedekah Bumi dan Pameran Pusaka di Alun-Alun Nusantara pada Minggu, (20/07/2025).

Dalam partisipasi dengan jargon tersebut, disampaikan kepala desa Jubung, Bhisma Perdana, untuk membangkitkan simbol kejayaan Nusantara ini.

Menurut, Bhisma Perdana, pihaknya mengirimkan 30 peserta yang terdiri dari pemuda desa, elemen masyarakat serta, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaboratif.

Dimana 30 peserta ini, dikawal langsung oleh perangkat pemerintah desa selama acara berlangsung.

“Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap Kirab Pusaka Nusantara. Kami sangat antusias bisa menjadi bagian dari kegiatan yang sarat akan nilai budaya dan nasionalisme ini,” ujar Bhisma kepada media.

Baca Juga :   Rahasia Liyana dan Sufairoh Lolos Ujian dengan Gemilang: Dari Pomodoro Sampai Tahajud

Yang menarik, jargon dengan nama rombongan Brawijaya 41 ini dipilih mengingat kantor Desa Jubung beralamat di Jalan Brawijaya 41.

“Nama itu kami ambil sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah,” jelas Bhisma.

Menurutnya, sosok Prabu Brawijaya sebagai Raja Majapahit yang masyhur merupakan simbol kejayaan Nusantara yang patut dikenang dan dijadikan inspirasi.

Dengan mengusung nama tersebut, Bhisma berharap anak-anak muda dapat mengingat kembali warisan nenek moyangnya yang luhur dan membanggakan.

“Kirab pusaka ini menjadi sarana penting untuk menanamkan nilai-nilai budaya dan sejarah kepada generasi muda, agar mereka semakin mencintai warisan budaya bangsa,” lanjutnya.

Ke depan, Bhisma berharap acara seperti ini dapat terus dilestarikan dan dikembangkan menjadi agenda rutin tahunan. Ia juga mendorong agar lebih banyak talenta muda yang dilibatkan.

Baca Juga :   Ketika Manusia Berperang Dengan Robot Dalam Film “The Creator”

“Bukan tidak mungkin, kirab ini bisa menjadi catwalk budaya terpanjang dan masuk dalam kalender pariwisata serta kebudayaan daerah. Ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi Jember di tingkat nasional,” pungkasnya.

Penyelenggara Kirab Pusaka

Diketahui, semangat kebangsaan dan cinta tanah air kembali menggema di Alun-Alun Nusantara Jember dalam gelaran Apel Kebangsaan Cinta Pluralisme yang dirangkaikan dengan Kirab Pusaka Nusantara, Sedekah Bumi dan Pameran Pusaka.

Acara ini sebagai upaya mempererat nilai-nilai kebangsaan, kebudayaan, dan keberagaman di Kabupaten Jember.

Kegiatan kirab ini digagas oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember, bekerja sama dengan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Jember.

Baca Juga :   DPP BIN Soroti Rumitnya Urus Legalitas Diri, Dispenduk Capil Jember Siap Evaluasi Pelayanan

Acara ini berhasil menyedot perhatian ribuan peserta dari berbagai penjuru Kabupaten Jember. Tercatat sebanyak 226 desa dan 22 kelurahan dari 31 kecamatan turut berpartisipasi, dengan target peserta mencapai 6.000 orang.

Selain itu, sejumlah komunitas seni dan budaya juga turut meramaikan acara, membawa serta pusaka dan simbol-simbol budaya khas dari masing-masing daerah.

Kirab Pusaka Nusantara ini tidak hanya menjadi perayaan budaya tetapi juga, menjadi simbol persatuan dan pluralisme yang memperkuat identitas bangsa Indonesia di tengah kemajemukan. Sebuah langkah nyata dalam menjaga jati diri dan warisan leluhur.

tiktok.com/@sinar.co.id

 

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp