Scroll untuk membaca artikel
Opini

Nelayan Tidak Berdaya Menentukan Harga Ikan, Kadis Perikanan dan Kelautan Jatim Turun Tangan, Eks Ketua PMII Surabaya Beberkan Kisahnya

85
×

Nelayan Tidak Berdaya Menentukan Harga Ikan, Kadis Perikanan dan Kelautan Jatim Turun Tangan, Eks Ketua PMII Surabaya Beberkan Kisahnya

Sebarkan artikel ini
Nelayan Tidak Berdaya Menentukan Harga Ikan, Kadis Perikanan dan Kelautan Jatim Turun Tangan, Eks Ketua PMII Surabaya Beberkan Kisahnya

Surabaya – Pada tanggal 10 November yang lalu Dinas Perikanan dan Kelautan menerima penghargaan dari Kementerian Perikanan dan Kelautan yang dianugrahkam kepada Gubenur Jawa Timur.

Tentu, penganugerahan tersebut tidak bisa terlepas dari kinerja dan proses semua sektoral terutama Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Timur, Muhammad Isa Anshori.

Nelayan Tidak Berdaya Menentukan Harga Ikan, Kadis Perikanan dan Kelautan Jatim Turun Tangan, Eks Ketua PMII Surabaya Beberkan Kisahnya

Penghargaan tersebut mendapat apresiasi dari eks Ketua PC PMII Surabaya, Imam Syafi’i menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubenur Jawa Timur dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Timur.

Alumnus ITS tersebut mengatakan bahwa Isa Ansori sebagai kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Timur telah mampu melakukan inovasi dengan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat pesisir yang selama ini tersisihkan.

Baca Juga :   APMI Kepung Bawaslu Jatim Soal Dugaan Penggelembungan Suara Calon DPD Ahmad Nawardi, di Madura Diusut

“Tentu, penghargaan ini mempunyai dambak positif bagi kemajuan eko sistem perekonomian di daerah pesisir dengan Peningkatan pendapatan melalui peningkatan produksi hasil tangkapan nelayan berupa bantuan peralatan dalam berupa kapal, mesin kapal, jarring, dan pelatihan kepada nelayan, serta bantuan social terhadap kenaikan BBM terhadap sekitar 50.000 orang nelayan, hal itu dilakukan di era ibu Gubenur Jawa Timur,” kata Imam, pada Senin 20 November 2023.

Baca Juga :   Timbul Multi Tafsir, KPK Perlu Evaluasi Kinerja di Bondowoso

Tidak hanya itu, Imam juga menyampaikan mengenai peningkatan pendapatan petambak garam melalui peningkatan produksi perikanan garam di antaranya, pemberian hibah geomembran dan peralatan produksi garam, dan upaya pelestarian lingkungan laut dan pesisir yang dilakukan oleh kepala dinas perikanan kelautan Jawa Timur ini mendapat respon baik dari masyarakat nelayan.

“Pak Isa Anshori ini punya insting luar biasa bagi pekerja nelayan karena terlahir dan tumbuh dari keluarga yang sederhana,” ucapnya.

Baca Juga :   Bak Gayung Bersambut, Ning Ufah Akan Somasi AYS

Muhammad Isa Anshori membeberkan alasan punya perhatian lebih kepada nelayan. Kata dia, itu berangkat dari keprihatinannya terhadap kondisi nelayan.

”Saya melihat bahwa nelayan itu pada posisi yang sangat rendah, bargaining-nya rendah,” ungkanya

Menurutnya, para nelayan sering berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan.

“Mereka juga sering terjerat pinjaman terhadap pengepul yang membuat nelayan tidak berdaya dalam menentukan harga ikan,”imbuhnya.

Ikuti update berita terbaru di Google News sinar.co.id


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page