Scroll untuk membaca artikel
Pemerintahan

Kolaborasi Penguatan Satgas PPA di Bondowoso

364
×

Kolaborasi Penguatan Satgas PPA di Bondowoso

Sebarkan artikel ini
satgas PPA

Bondowoso, Sinar.co.id, Sebagai upaya minimalisir terhadap kasus kekerasan pada perempuan dan anak, Dinas Sosial P3AKB gelar penguatan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) tingkat Kecamatan Se- Kabupaten Bondowoso di Pendopo Bagus Asra Selasa (11/6/2024)

Dari data terbaru menunjukkan sepanjang tahun 2024, terhitung mupai Januari sampai Mei tercatat ada total 31 kasus dengan rincian, kekerasan terhadap anak 21 kasus, kekerasan terhadap perempuan 8 kasus dan TPPO 2 kasus.

Kolaborasi Penguatan Satgas PPA di Bondowoso

Kepala Dinas Sosial P3AKB Anizatul Hamidah menyampaikan jika, program penguatan Satgas PPA ini, bertujuan untuk meningkatkan sinergitas kolaborasi lintas sektor baik di tingkat Kabupaten maupun Kecamatan dan Desa.

Baca Juga :   Sekretaris BPSDM PMDDTT Sebut Bondowoso Penyumbang Stunting dan Kemiskinan Ekstrime

“Ini dalam upaya identifikasi memberikan perlindungan pelayanan terhadap korban kekerasan pada Perempuan atau Anak, serta pencegahan pernikahan usia dini pada Anak,” ungkapnya.

Adapun kolaborasi satgas PPA tingkat Kecamatan mulai dari Camat, Danramil, Kapolsek, Ketua TP. PKK Kecamatan, Kepala Puskesmas serta Kepala KUA se-Kecamatan Bondowoso.

Harapan Kepada Satgas PPA

Sementara, disampaikan Pj Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto, penguatan ini sebagai wujud dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak bagi kelompok Anak secara optimal.

Baca Juga :   Jokowi: Beda Pilihan Wajar Dan Tak Perlu Diributkan

Menurutnya, Pemerintah juga berkomitmen untuk memberikan pemberdayaan dan perlindungan kepada kelompok Perempuan terlebih dalam kondisi rentan, korban kekerasan dan berkebutuhan khusus.

“Semoga dengan diselenggarakan nya kegiatan ini, kedepan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan bagi Perempuan dan Anak korban kekerasan dapat dilakukan sesuai dengan SOP layanan mendasar cepat, akurat, kompresif dan terintegrasi,” pungkasnya.

Baca Juga :   Abeg Rembeg Diakui Sebagai Instruksi Penanganan Swasembada Pangan Dari Presiden RI

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id//

 

Ikuti update berita terbaru di Google News sinar.co.id


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page