Bondowoso, sinar.co.id,- Diawali dengan membunyikan musik Ronjhengan🏷️, Bupati Bondowoso dan jajaran Forkopimda yang lain, memasuki areal pemakaman Raden Bagoes Asrah Ki Ronggo🏷️ dalam peringatan Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke 206.
Peringatan Hatjabo,🏷️ yang tepatnya jatuh pada tanggal 17 Agustus tahun ini terlaksana di pelataran pemakaman Ki Ronggo desa Sekar Putih, kecamatan Tegalampel pada Jumat, (15/08/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa, tema Hari Jadi ke-206 tahun ini mengandung pesan penting yakni, pembangunan tidak hanya menyentuh aspek fisik tetapi juga, mental, spiritual dan moral.
“Tasyakuran ini adalah ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan, keamanan dan pembangunan yang telah diraih, sekaligus penguat tekad untuk terus berkarya demi kemajuan Bondowoso,” ujarnya.
Harapan Bupati Hamid
Bupati Hamid juga mengajak masyarakat menjadikan momentum ini untuk mempererat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, memperkuat kepedulian sosial serta, menjaga warisan budaya dan nilai luhur agar Bondowoso tetap lestari di tengah arus perubahan zaman.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bondowoso, saya mengajak seluruh warga menjadikan HUT ke-206 ini sebagai titik tolak membangun Bondowoso yang tangguh, unggul, berdaya saing global namun, tetap berbudaya, dalam bingkai iman dan takwa,” pungkasnya.
Terpantau, selain penabuhan seni budaya ronjhengan🏷️, Ziarah makam Ki Ronggo dalam Harjabo ke 206 tahun ini, juga diisi dengan tahlil dan doa bersama serta, ditutup dengan ziarah makam serata tabur bunga di pusara RBA KI Ronggo.












