Scroll untuk membaca artikel
DaerahLainnya

Dua dari 711 CJH Bondowoso Gagal Berangkat

90
×

Dua dari 711 CJH Bondowoso Gagal Berangkat

Sebarkan artikel ini
711 Calon jama'ah Haji (CJH) Kabupaten Bondowoso akhirnya, dilepas pemberangkatannya ke Tanah Suci oleh Bupati Bondowoso sekitar jam 02.00
Bus pemberangkatan 711 Calon jama'ah Haji (CJH) Kabupaten Bondowoso (13/06/23)
711 Calon jama'ah Haji (CJH) Kabupaten Bondowoso akhirnya, dilepas pemberangkatannya ke Tanah Suci oleh Bupati Bondowoso sekitar jam 02.00
Bus pemberangkatan 711 Calon jama’ah Haji (CJH) Kabupaten Bondowoso (13/06/23)

Setelah melalui beberapa tahapan, 711 Calon jama’ah Haji (CJH) Kabupaten Bondowoso akhirnya, dilepas pemberangkatannya ke Tanah Suci oleh Bupati Bondowoso sekitar jam 02.00 Wib dari start pendopo Raden Bagoes Asrah pada Selasa, (13/06/2023).

https://vt.tiktok.com/@sonic_media16/video Gagal OTW Haji

Dua dari 711 CJH Bondowoso Gagal Berangkat

Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin berharap agar seluruh jamaah Haji utamanya dari Bondowoso, diberikan kelancaran dalam perjalanan.

“Mudah-mudahan seluruh jama’ah mendapatkan predikat Haji yang Mabrur dan mabruro,” harapnya.

Baca Juga: Tiga Dari Lima PHD Haji 2023 Bondowoso Dibiayai APBD

Bupati Salwa Arifin juga berharap agar segenap Jama’ah Haji berkenan mendoakan Kabupaten Bondowoso dengan doa-doa kebaikan.

https://www.facebook.com/reel/The Journalist/video haji Bondowoso

“Terutama di tempat-tempat mustajabah, multazam, Raudhah atau di miza dengan doa semoga Bondowoso diberikan kemakmuran dan kesuburan yang kondusif aman dan tentram,” harapnya.

 

Sementara, dijelaskan Kemenag Bondowoso Ali Masyhur, jika tekhnis pemberangkatan 711 jamaah Haji Bondowoso ini terbagi menjadi 2 kloter yakni, kloter 57 dan kloter 58.

“Pemberangkatan dari Bondowoso menggunakan 16 Bus dan langsung dari Bondowoso menuju transit 1 di Masjid Ar Raudloh-Kraksaan.

Untuk selanjutnya, melanjutkan perjalanan menuju asrama Haji Embarkasi-Surabaya,” terangnya.

Ali Masyhur juga menjelaskan, ada 1 jama’ah meninggal dunia dan 1 jamaah terkendala tekhnis visa sehingga, keduanya gagal berangkat pada malam ini.

Menurutnya, jamaah yang tertuda keberangkatannya karena tekhnis visa ini, terkendala antara pengajuan dan terbit visa berbeda nama.

“Yang diajukan nama anaknya dan yang terbit visa malah nama orang tuanya. Sehingga kami kembalikan ke pihak penerbit visa untuk dilakukan perubahan,” jelasnya.

Namun demikian, Kemenag Bondowoso meyakinkan jika pihaknya masih tetap mengupayakan agar jama’ah yang bersangkutan bisa menyusul dan berhaji di tahun ini.

“Insya Allah masih kita upayakan untuk bisa menyusul. semua kan tergantung panggilan dari allah,” tambahnya.

Masih Ali Masyhur, kedua jamaah yang gagal berangkat tersebut, langsung diisi oleh jamaah cadangan sehingga tidak mengurangi jumlah kuota dari total 711 jamaah Haji yang semula.

Ikuti update berita terbaru di Google News sinar.co.id


Baca Juga :   Perusahaan Triplek Grujugan Diduga Sabotase Kebakaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page