Scroll untuk membaca artikel
Peristiwa

Cari Pelepah Kelapa untuk Sapu Lidi, Nenek 86 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai

Redaksi
759
×

Cari Pelepah Kelapa untuk Sapu Lidi, Nenek 86 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai

Sebarkan artikel ini
pelepah

Bondowoso, sinar.co.id,- Niat sederhana mencari pelepah pohon kelapa atau klaras untuk bahan sapu lidi berakhir duka. Akna, nenek 86 tahun warga Desa Cangkring, Kecamatan Klabang, Bondowoso, yang sempat dilaporkan hilang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area sungai, Selasa (1/9/2026).

Akna diketahui pergi mencari klaras pada Senin (31/8/2026). Aktivitas tersebut menjadi awal pencarian setelah lansia tersebut tidak kunjung kembali dan keberadaannya tidak diketahui.

Informasi orang hilang itu diterima BPBD Bondowoso sekitar pukul 18.36 WIB. Berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas, Akna diduga pergi mencari pelepah kelapa yang biasa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan sapu lidi.

Saat pergi, korban disebut mengenakan pakaian jarik berwarna cokelat dan ikat kepala biru. Saksi terakhir melihat Akna berada di kawasan kebun mangga dekat Jembatan Merah, Desa Cangkring.

Baca Juga :   Jasad Bayi Ditemukan Warga Bondowoso dan Kuat Dugaan Sengaja Dibuang

Kalaksa BPBD Bondowoso, Kristiyanto Putro Prasojo, mengatakan pihaknya langsung melakukan asesmen setelah menerima laporan tersebut dan berkoordinasi dengan sejumlah unsur untuk melakukan pencarian.

“Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melaksanakan pencarian terhadap korban,” kata Kristiyanto.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban. Area pencarian diperluas hingga radius sekitar enam kilometer dari titik terakhir Akna diketahui.

Pencarian dilakukan sejak sore hingga malam. Tim menyisir lokasi mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB dan kembali melanjutkan operasi pada pukul 19.00 hingga tengah malam.

Namun, pencarian survivor pencari pelepah kelapa pada hari pertama belum menemukan keberadaan korban.

Baca Juga :   Agunan Nasabah BRI Unit Tamanan Hilang Setelah Pelunasan, LBH BIN: Lemahnya Sistem Pengamanan Dokumen

“Penyisiran dilakukan secara bertahap di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban. Tim kemudian melanjutkan pencarian pada hari berikutnya,” ujar Kristiyanto.

Akna Pencari Pelepah Kelapa Ditemukan di Area Sungai

Pencarian dilanjutkan pada Selasa (1/9/2026). Setelah menyisir sejumlah lokasi, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Akna sekitar pukul 10.30 WIB.

Korban ditemukan di area sungai dalam kondisi meninggal dunia.

Lokasi penemuan berada sekitar 300 meter dari titik yang diduga menjadi lokasi awal korban menghilang, dengan arah radial 50 derajat. Titik penemuan tercatat pada koordinat 7°48’26.7″S – 113°58’17.1″E.

“Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya dilakukan penanganan sesuai prosedur oleh tim yang berada di lokasi,” ungkap Kristiyanto.

Operasi pencarian melibatkan BPBD Bondowoso, Pos SAR Jember (Basarnas), Inafis Polres Bondowoso, Polsek Prajekan, Koramil Prajekan, pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa Cangkring, Brigade Penolong Pramuka, Potensi SAR, Siluman Rescue, serta Puskesmas Prajekan.

Baca Juga :   PPP Bondowoso: Sikap Ksatria Pemkab Patut Diapresiasi, Tapi Tawuran hingga Keluhan UMKM Tak Boleh Lolos Evaluasi

Seluruh unsur tersebut melakukan asesmen, koordinasi dan penyisiran bersama hingga korban ditemukan.

Dengan ditemukannya Akna, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai.

Kristiyanto mengimbau masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anggota lanjut usia, agar meningkatkan pengawasan ketika lansia beraktivitas di area perkebunan maupun kawasan yang berdekatan dengan aliran sungai.

“Untuk keluarga yang memiliki anggota lansia, kami mengimbau agar aktivitas di area perkebunan maupun sekitar aliran sungai tetap mendapat pengawasan demi keselamatan,” pungkasnya.

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id

 

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp