Bondowoso, sinar.co.id,– Antusiasme tinggi terlihat dalam proses rekrutmen karyawan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 2 Mitra Mandiri ABK Group, Dusun Tegal Mulyo, Desa Pasarejo, Kecamatan Wonosari, Sabtu (25/4/2026).
Sebanyak 371 pelamar memadati lokasi seleksi untuk mengikuti tahap wawancara. Mereka datang dengan satu tujuan: mendapatkan peluang kerja sekaligus menjadi bagian dari program nasional yang tengah digalakkan pemerintah.
Antusiasme Pelamar Lama
Suasana lokasi dipenuhi antusiasme, semangat dan harapan. Para pelamar tampak sabar menunggu giliran interview, bahkan sebagian di antaranya merupakan pendaftar lama yang sebelumnya belum berhasil saat seleksi di SPPG Sekarputih. Kini, mereka kembali mencoba peruntungan dengan tekad yang lebih kuat.

Owner SPPG 2 Mitra Mandiri ABK Group, Lina Tripuspita Sudarmo Putri, menegaskan bahwa proses rekrutmen dilakukan secara terbuka dan transparan. Hal ini, menurutnya, menjadi komitmen untuk menjaga integritas serta menghindari praktik-praktik yang merugikan.
“Kami sengaja membuka proses ini secara transparan agar tidak ada lagi indikasi pungutan liar, nepotisme, maupun penyimpangan lainnya. Semua kami jalankan sesuai regulasi dan petunjuk teknis dari pusat,” ujarnya.
Lina juga menambahkan bahwa pihaknya tetap memprioritaskan warga sekitar sebagai tenaga kerja, selama memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan. Namun demikian, peluang tetap terbuka bagi pelamar lain, termasuk mereka yang sebelumnya belum berhasil.
“Bagi yang pernah gagal di tahap sebelumnya tapi masih memenuhi syarat, kami tetap upayakan untuk bisa terakomodasi,” jelasnya.
Lebih jauh, Lina menyebut bahwa program MBG merupakan salah satu program unggulan pemerintah yang memiliki dampak luas bagi masyarakat, tidak hanya dalam aspek pemenuhan gizi, tetapi juga dalam membuka lapangan pekerjaan.
“Ini bukan sekadar rekrutmen, tapi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap keberadaan SPPG ini bisa memberi manfaat nyata dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Dengan tingginya minat masyarakat, kehadiran SPPG di Bondowoso menjadi simbol harapan baru—bahwa program sosial pemerintah dapat berjalan beriringan dengan peningkatan ekonomi lokal.













