Scroll untuk membaca artikel
SosialPemerintahan

Tepati Janji, Gubernur Khofifah Resmikan 78 Huntap Pasca Banjir Bandang Ijen

4971
×

Tepati Janji, Gubernur Khofifah Resmikan 78 Huntap Pasca Banjir Bandang Ijen

Sebarkan artikel ini
Khofifah Indar Parawansa, resmikan 78 Hunian Tetap (Huntap) relokasi rumah dan sarana prasarana (Sarpras) lingkungan terdampak banjir bandang di Kecamatan Ijen, pada
Pemotongan untaian pita penanda resmikan hunian tetap oleh Gubernuar Khofifah ( 21/09)
Khofifah Indar Parawansa, resmikan 78 Hunian Tetap (Huntap) relokasi rumah dan sarana prasarana (Sarpras) lingkungan terdampak banjir bandang di Kecamatan Ijen, pada
Pemotongan untaian pita penanda resmikan hunian tetap oleh Gubernuar Khofifah ( 21/09)

Bondowoso, Sinar.co.id – Ditandai dengan penandatanganan prasasti, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, resmikan 78 Hunian Tetap (Huntap) relokasi rumah dan sarana prasarana (Sarpras) lingkungan terdampak banjir bandang di Kecamatan Ijen, pada Kamis, (21/09).

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Percepat Relokasi Terdampak Banjir Bandang Ijen Bondowoso

Tepati Janji, Gubernur Khofifah Resmikan 78 Huntap Pasca Banjir Bandang Ijen

Selain itu, peresmian tersebut ditandai dengan pemberian kunci mockup huntap secara simbolis oleh Gubernur Khofifah kepada 5 orang perwakilan penghuni.

Turut mendampingi Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi dan Sumber Daya BNPB RI Eny Supartini, Kalaksa BPBD Jatim, Bupati Bondowoso Salwa Arifin dan sejumlah tamu undangan lainnya.

https://vt.tiktok.com/Huntap Ijen Bondowoso

Diketahui, total ada 78 rumah yang dibangun dengan luas masing-masing huntap ukuran 4×6 meter persegi yang dibangun di atas lahan 7×14 meter persegi. Masing-masing bangunan juga sudah dilengkapi dengan MCK.

Selin itu, area lahan yang digunakan merupakan tanah milik Perhutani dengan luas lahan kurang lebih 4,63 Ha.

Sementara, luas lahan yang digunakan untuk relokasi rumah kurang lebih 1 Ha sehingga, masing-masing penerima bantuan mendapatkan lahan seluas 98 meter persegi.

Baca Juga :   Kawasan Ijen Geopark Bukan Milik Banyuwangi Maupun Bondowoso

https://fb.reel / huntap ijen gubjatim,/

Menurut Gubernur Khofifah, huntap tersebut dibangun pasca bencana banjir bandang melanda Desa Kalisat dan Sempol di lereng Gunung Ijen pada Februari 2023 yang lalu.

Ia berharap, rumah ini akan lebih memberikan ketenangan dan kenyamanan karena, dibangun di lokasi yang lebih aman dari sebelumnya.

Tepati Janji, Gubernur Khofifah Resmikan 78 Huntap Pasca Banjir Bandang Ijen
Gubernur Khofifah saat meninjau huntap bersama penerima

“Ketenangan merupakan hal vital. Karena lokasi rumah sebelumnya berada di dekat arus lereng Gunung Raung yang saat hujan maupun arus kuat, rawan banjir dan meresahkan warga.

IG/reel/Huntap_ijen_ bondowoso//

Semoga di lokasi yang baru ini, warga lebih tenang, aman dan nyaman,” katanya.

Menurut Khofifah , huntap tersebut diisi oleh 29 warga Desa Sempol dan 49 warga Desa Kalisat.

Berlokasi di kawasan strategis, huntap ini dekat dengan fasilitas kesehatan, pasar, tempat ibadah, pusat pendidikan dan kantor pemerintah dalam jarak kurang lebih 2-3 KM.

“Alhamdulillah ke-78 rumah tersebut juga sudah lengkap dengan MCK. Sedangkan sarana prasarana, pipanisasi dan akses jalan sebagian akan terus digenjot percepatan penyelesaiannya,” katanya.

Pembangunan huntap ini, lanjutnya, merupakan kerjasama antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemprov Jatim melalui BPBD dan Pemkab Bondowoso. Total ada Rp 13,18 miliar dana yang dikeluarkan untuk pembangunan huntap.

Huntap Dampak Banjir Ijen

Dengan rincian, BNPB memberikan bantuan 5 paket pekerjaan dengan total nilai anggaran sebesar Rp 11,6 miliar.

Untuk relokasi 65 unit rumah di Desa Kalisat, relokasi jalan lingkungan sepanjang 1.500 m di Desa Kalisat.

Jugaa relokasi drainase lingkungan sepanjang 3.000 m di Desa Kalisat, pengadaan tangkis afvour di Desa Sempol dan Kalisat.

Pemprov Jatim melalui BPBD Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan sebesar Rp 1,17 miliar.

Anggaran ini digunakan untuk pembangunan fasilitas kamar mandi/MCK pada 78 unit rumah dan pembangunan jalan lingkungan sepanjang 300 meter.

https://twitter.com/the_journalist7/Video/Huntap/Ijen_Bondowoso//

Pemkab Bondowoso sendiri mengeluarkan anggaran senilai Rp 409,4 juta untuk kegiatan relokasi 13 rumah lainnya.

Selain itu, bantuan lain didapatkan dari PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk yang memberikan batuan berupa pintu untuk kamar mandi/MCK.

Peresmian huntap ini juga bertepatan dengan 7 Rabi’ul Awwal yang merupakan bulan kelahiran Rasulullah Muhammad SAW.

Oleh karenanya, dalam kesempatan tersebut, Khofifah turut mengajak masyarakat untuk membaca sholawat bersama.

Mengingat, menjadi tradisi warga Jawa Timur jika, memasuki rumah baru, mereka membaca shalawat Nabi.

“Kali ini, bapak-ibu memasuki rumah baru dengan membaca shalawat Nabi yang dipimpin langsung oleh Gubernur. Semoga kita mendapat syafaat Rasullah Muhammad SAW,” katanya.

Setelah peresmian, Khofifah menyempatkan diri meninjau rumah-rumah yang akan dijadikan hunian tetap. Tak lupa, dirinya juga turut menyapa warga.

Dalam kesempatan yang sama, Khofifah juga menyerahkan Bantuan Listrik Instalasi Rumah dan Sambungan Rumah kepada 452 penerima manfaat yang diserahkan secara simbolis kepada 5 orang.

Salah satu penerima huntap, Siti (70) mengaku merasa sangat bersyukur. Sebab, bencana banjir bandang pada Februari lalu telah menghancurkan rumahnya.

“Waktu banjir, saya harus pegangan ke paku biar tidak hanyut. Rumah saya habis, dan saya tidur di kandang. Alhamdulillah saya senang sekali sekarang sama Bu Gubernur sudah dibangunkan rumah,” pungkasnya.

Ikuti update berita terbaru di Google News sinar.co.id


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page