Bondowoso, sinar.co.id,- Menyongsong Muktamar ke-X Partai Persatuan Pembangunan (PPP), jajaran Majelis, Dewan Pimpinan Cabang (DPC), serta seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP Kabupaten Bondowoso menggelar istighosah bersama pada Kamis (25/09/2025).
Tekhnis Istighosah
Terpantau, acara Istighosah kali ini terlaksana khidmat dengan lantunan yasinan, tahlil, sholawatan dan ditutup dengan doa bersama.
Majelis Pertimbangan Cabang (MPC) DPC PPP Bondowoso, Abuya KH. Moh. Hasan Abdul Mu’iz menegaskan, doa bersama ini merupakan ikhtiar spiritual agar perhelatan muktamar berjalan sukses dan kondusif.
“Muktamar adalah momentum krusial bagi perjalanan PPP. Jika tidak sukses dan tidak kondusif, dampaknya bisa negatif ke depan. Karena itu, kita bermunajat kepada Allah SWT agar muktamar di Jakarta nanti berjalan lancar dan membawa kemaslahatan,” ujarnya.
Abuya Hasan juga menyampaikan harapannya agar siapa pun yang terpilih sebagai Ketua Umum DPP PPP mampu membawa partai menuju kejayaan. Ia menilai banyak tokoh muda potensial yang layak mendapat ruang, salah satunya Gus Idror, putra KH. Maimun Zubair.

Muktamar ke-X PPP yang mengusung tema “Transformasi PPP untuk Indonesia” akan digelar pada 27–29 September 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Pertarungan diperkirakan berlangsung sengit antara pasangan Agus Suparmanto–KH. Taj Yasin Maimoen (kubu pro-perubahan) dengan Plt. Ketum PPP M. Mardiono beserta pendukungnya.
Dari Bondowoso, DPC PPP mengirimkan empat utusan resmi ke Jakarta, yakni,
- H. Syaiful Bahri (Wakil Ketua Bidang OKK, mewakili Ketua DPC berhalangan hadir)
- H. Barri Sahlawi Zain (Sekretaris DPC)
- Ahmadi (Wakil Ketua Bidang Kominfo)
- Haryoto (Bendahara DPC)
Simak Juga: Video | Istighosah Doakan Muktamar X PPP Berkumandang dari Bondowoso
Dengan doa dan dukungan penuh dari kader di daerah, keluarga besar PPP Bondowoso berharap Muktamar ke-X menjadi tonggak kebangkitan partai berlambang Ka’bah ini.












