Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Pembina Hisnu Bondowoso Ajak Gencarkan Sholawat Jelang Tahun Politik 2024

Redaksi
1958
×

Pembina Hisnu Bondowoso Ajak Gencarkan Sholawat Jelang Tahun Politik 2024

Sebarkan artikel ini
Pembina Hisnu Bondowoso Ajak Gencarkan Sholawat Jelang Tahun Politik 2024
H. Fauzi Cahyo Purnomo saat lantunkan sholawat di depan ribuan jama'ah santri

Bondowoso, Sinar.co.id,-Pembina Hisnu Bondowoso H. Fauzi Cahyo Purnomo mengajak semua lapisan masyarakat kembali menggencarkan sholawat utamanya menghadapi tahun politik 2024 yang sudah di depan mata.

Hal ini disampaikannya usai mengikuti doa kebangsaan dan sholawat akbar bersama segenap tokoh agama di Alun-alun RBA Ki Ronggo pada Selasa, (18/10/2023).

“Menghadapi tahun politik ini, mari kita bersama senantiasa mengamalkan sholawatan agaar kita selalu dalam lindungan Allah dan mendapat syafaat Rosulullah Muhammad Saw,” katanya.

Pembina Hisnu Bondowoso Ajak Gencarkan Sholawat Jelang Tahun Politik 2024
H. Fauzi Cahyo Purnomo saat lantunkan sholawat di depan ribuan jama’ah santri

Cak Fauzi mengaku dalam konteks keagaamaan momentum Maulid Nabi dan Hari Santri Nasional saat ini, untuk dimaksimalkan dalam pendekatan diri pada sang pencipta.

Baca Juga :   Kabar Sekda Bondowoso Minta Jatah BOP, Kominfo Nyatakan Bukan Katagori Hoax

“Jadikan momentum sholawat sebagai pemersatu. Dalam kancah pemilu nanti, jangan sampai karena, beda pilihan kita terpecah belah,” imbaunya.

Sementara, ketua Hisnu Jatim AYOPRI S.H.I menjelaskan jika Hisnu merupakan wadah organisasi bagi kaum santri se Nusantara yang tanpa menyekat keragaman perbedaan.

“Kami organisasi baru yang dibentuk oleh para kiyai alumni dari berbagai pondok pesantren seluruh indonesia. Memperkenalkan organisasi Hisnu dalam rangka memberikan wadah kepada seluruh santri yang ada di indonesia,” katanya.

Baca Juga :   Downhill Competition Bondowoso 2023, Sosialisasi Rokok Ilegal dan Pertahankan UGGp
Pembina Hisnu Bondowoso Ajak Gencarkan Sholawat Jelang Tahun Politik 2024
Ketua Hisnu Jatim AYOPRI S.H.I

Ayopri menjelaskan, setelah keluarnya putusan Presiden nomer 22 tahun 2015 tentang hari santri nasional, hal itu masih belum ada wadah santri yang masih belum bisa mengakomodir kepentingan kepentingan dan suara suara santri.

“Oleh sebab itulah Hisnu hadir dalam rangka memberikan wadah kepada kaum santri yang salah satunya dalam membumikan Sholawat. Dimana dalam hal ini kita aplikasikan pada gelar peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri Nasional,” katanya.

Selain itu Hisnu juga memperkenalkan jika santri itu banyak berperan di Indomesia salah satunya banyak pahlawan bangsa yang berlatatar santri seperti, KH. Hasyim Ashari yang merupakan santri dari Syaikhona Kholil Bangkalan dan masih banyak santri-santri yang lain.

Baca Juga :   Realisasi TMMD 123, Ketahanan Pangan Bondowoso Diharapkan Kuat di Level Rumahan

Dari segenap santri pendahulu dan sudah bergelar pahlawan itu, diharapkan bisa dijadikan aspirasi dan inspirasi bagi segenap santri saat ini.

Selain itu pergerakan Hisnu juga memprioritaskan memberi program program pendidikan, sosial dan keagamaan pada anggota santri.

“Diluar hal tersebut kami tidak memiliki kepentingan lain,” pungkasnya.

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp