Scroll untuk membaca artikel
Pendidikan

ICD UNESA 2026 di Bondowoso, Kolaborasi Global Dorong Desa Tembus Panggung Internasional

Redaksi
354
×

ICD UNESA 2026 di Bondowoso, Kolaborasi Global Dorong Desa Tembus Panggung Internasional

Sebarkan artikel ini
unesa
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bondowoso, Anisatul Hamidah

Bondowoso, sinar.co.id,- Pemerintah Kabupaten Bondowoso resmi menyambut pelaksanaan International Community Development (ICD) Global Partnership 2026 Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang digelar di Pendopo Raden Bagus Assra (RBA), Kamis (5/2/2026). Kegiatan berskala internasional ini menjadi momentum strategis penguatan pembangunan desa berbasis kolaborasi global.

Program ICD 2026 melibatkan sivitas akademika UNESA, mahasiswa dari berbagai negara, serta pemangku kepentingan daerah. Kegiatan ini didukung pendanaan EQUITY–LPDP dan menghadirkan narasumber internasional, baik secara luring maupun daring. Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, Dr. (H.C.) H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si., turut mengikuti kegiatan secara daring.

Disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bondowoso, Anisatul Hamidah, pembukaan ICD UNESA 2026 diawali dengan fokus pelatihan di Kecamatan Ijen. Program ini menyasar empat segmen utama, yakni ibu-ibu, pemuda, petani, dan peternak.

Baca Juga :   Kebakaran 2 Hektar Lahan Tebu di Tenggarang Nyaris Luluhlantakan Permukiman

Selain itu, Pemkab Bondowoso dan UNESA juga menjalin kerja sama pengabdian masyarakat dengan total 12 tema, meliputi penguatan ekonomi desa, sertifikasi halal, sekolah ramah anak, peningkatan kualitas SDM, hingga penguatan riset kebijakan.

“Kami berharap di tengah keterbatasan anggaran daerah, sinergi ini menjadi bagian penting dalam penguatan riset dan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, setiap kebijakan di Bondowoso diharapkan berbasis riset,” ungkapnya.

Anisatul menambahkan, kolaborasi ini juga bertujuan untuk memetakan dan mendokumentasikan potensi ekonomi serta pendidikan di Bondowoso secara komprehensif, yang selanjutnya dapat dikembangkan melalui kerja sama berkelanjutan.

UNESA Pilih Bondowoso

Sementara disampaikan Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, dirinya mengapresiasi kepercayaan UNESA yang memilih Bondowoso sebagai lokasi pengabdian masyarakat internasional. Menurutnya, integrasi Tri Dharma Perguruan Tinggi menjadi motor penggerak pembangunan daerah sekaligus memperkuat posisi UNESA sebagai perguruan tinggi berkelas dunia yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :   Diduga Hanyut Sungai Sampean Baru, Warga Sumenep Hilang di Bondowoso

“Bondowoso memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui kolaborasi akademik internasional. Program seperti ICD ini membuka ruang transfer pengetahuan dan inovasi yang sangat dibutuhkan desa,” ujar Bupati.

Ia menegaskan posisi strategis Bondowoso sebagai bagian dari UNESCO Ijen Geopark, dengan kekayaan geologi, budaya, hingga fenomena langka Blue Fire Kawah Ijen yang mendunia. Selain sektor pariwisata, penguatan ketahanan pangan juga menjadi perhatian, termasuk pengembangan kopi unggulan Arabika Ijen Raung yang telah mengantongi sertifikat Indikasi Geografis.

Baca Juga :   Open Bidding Eselon 2 Bondowoso 2024, Tinggal Tunggu Rekomendasi Mendagri

Bupati menekankan pentingnya penguatan desa melalui inovasi berbasis riset, tata kelola yang baik, serta peningkatan literasi digital generasi muda agar potensi lokal mampu menembus pasar global tanpa meninggalkan kearifan lokal.

unesa
Suasana kolaborasi koordinasi Unesa bersama masing-masing OPD untuk persiapan legiatan langsung di masyarakat.

Melalui ICD Global Partnership 2026, Pemkab Bondowoso berharap terwujudnya transfer pengetahuan yang aplikatif, lahirnya solusi berkelanjutan bagi desa, serta peran peserta internasional sebagai duta Bondowoso di kancah global.

Kegiatan ICD 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Bondowoso, sekaligus menandai komitmen daerah dalam membuka ruang kolaborasi internasional demi pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.

tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp