Bondowoso, sinar.co.id,- Seorang pria asal Kabupaten Sumenep, Madura, dilaporkan hilang diduga hanyut di aliran Sungai Sampean Baru, Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso, Kamis (22/1/2026). Korban diduga hanyut saat hendak menuju sawah dengan cara berenang mengikuti aliran sungai.
Korban diketahui bernama Adi Yanto alias Pak Linda (45), petani asal Dusun Tajjan, RT 03/RW 02, Desa Bungbungan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Peristiwa orang hilang ini pertama kali dilaporkan ke BPBD Bondowoso sekitar pukul 13.54 WIB.
Plt Kalaksa BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, S.T., M.M., menjelaskan bahwa korban sebelumnya datang ke Bondowoso untuk menjenguk orang tua dan anaknya yang tinggal di Desa Gentong. Pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB, korban berpamitan dari rumah untuk menyusul menantunya yang sedang bertani di Desa Kali Tapen, Kecamatan Tapen.
Korban Diduga Hanyut Saat Berenang
“Berdasarkan hasil assessment Pusdalops, korban mengatakan akan menempuh perjalanan dengan berenang mengikuti aliran Sungai Sampean Baru,” kata Kristianto.
Namun hingga pukul 13.00 WIB, korban tidak kunjung tiba di lokasi sawah. Menantu korban yang lebih dulu pulang mengaku tidak bertemu korban di sawah. Keluarga dan warga sekitar kemudian melakukan pencarian mandiri di sepanjang bantaran sungai sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Menerima laporan itu, BPBD Bondowoso langsung menerjunkan personel Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) ke lokasi kejadian. Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Sampean Baru bersama unsur TNI, Polri, pemerintah desa, dan warga setempat.
“Pencarian dilakukan hingga sore hari, namun hingga pukul 16.00 WIB korban belum ditemukan,” jelas Kristianto.
Pihak BPBD memutuskan menghentikan sementara proses pencarian dan melakukan koordinasi lintas instansi untuk langkah lanjutan. Kondisi cuaca di wilayah Taman Krocok saat pencarian berlangsung terpantau mendung, sementara situasi wilayah secara umum dinyatakan aman dan terkendali.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Bondowoso merekomendasikan pelaporan dan koordinasi dengan Basarnas Pos Jember guna memperkuat upaya pencarian korban yang diduga hanyut terbawa arus sungai.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dinyatakan hilang dan proses penanganan akan dilanjutkan sesuai hasil koordinasi dengan instansi terkait.












