Scroll untuk membaca artikel
PariwisataPemerintahan

Bus Wisata Damri Jalur Ijen Bondowoso Sudah Laouching, Jauh Dekat Rp.27 Ribu

374
×

Bus Wisata Damri Jalur Ijen Bondowoso Sudah Laouching, Jauh Dekat Rp.27 Ribu

Sebarkan artikel ini
melaunching Bus wisata Damri sebagai angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) jalur Kawah Ijen. Menurut Bambang Soekwanto,
(dari kiri) kepala Disparbudpora Bondowoso Mulyadi, PJ Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto, PJ Sekda Bondowoso, Haeriah Yuliati.

Bondowoso, Sinar.co.id,- Bertempat di kantor Pengurus Harian Ijen Geopark (PHIG) Bondowoso pada Kamis, (01/02/2024), PJ Bupati Bondowoso Drs. Bambang Soekwanto resmi melaunching Bus wisata Damri sebagai angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) jalur Kawah Ijen.

Menurut Bambang Soekwanto, untuk rute bus damri ini meliputi Bondowoso dan Jember, menuju ke destinasi wisata kawasan Ijen Geopark di Bondowoso dengan harga flat jauh dekat hanya 27 ribu rupiah per rit.

Bus Wisata Damri Jalur Ijen Bondowoso Sudah Laouching, Jauh Dekat Rp.27 Ribu

“Rutenya dari Jember, Bondowoso menuju Kecamatan Ijen dengan harga flat jauh dekat hanya Rp 27 ribu per rit ,” jelasnya.

Pj. Bupati Bondowoso juga menjelaskan, bahwa, masyarakat bisa menikmati mode transportasi umum khusus pariwisata namun, harus memesan tiket terlebih dahulu melalui aplikasi DAMRI APPS.

Baca Juga :   Kode “Pak Lurah” Trend Dalam Penentuan Capres dan Cawapres 2024

Harga tiket flat sebesar Rp 27 ribu ini, berlaku bagi semua wisatawan, baik wisatawan mancanegara atau pun domestik.

“Armadanya ada 4, kita berharap nanti bisa ditambah lagi,” ujarnya.

Jalur Rute Bus Wisata Damri Ijen Geopark Bondowoso

Adapun rute bus DAMRI angkutan KSPN Kawah Ijen ini berangkat dari Terminal Tawang Alun, Jember menuju Bondowoso pada jam 08.00 dan jam 20.00. Kemudian tiba di Bondowoso sekitar jam 09:15 dan 21:15 WIB.

“Bus DAMRI ini akan menunggu penumpang yang telah memesan tiket di depan Kantor Pengurus Harian Ijen Geopark (PHIG) atau Alun-alun Ki Bagus Asra,” ungkapnya.

Baca Juga :   Dengan Kardus Keliling DPRD Bondowoso, Galang Donasi Bantu Palestina

Perjalanan menuju Kecamatan Ijen direncanakan berhenti di empat titik pemberhentian yakni, pertama Kampung Kopi Kluncing, kemudian Black Lava Plalangan, Kawah Wurung dan Paltuding Kawah Ijen.

Diketahui, bus Damri ini beraktifitas sehari dua kali dimana, pagi dari kota menuju kecamatan Ijen jam 09:15 dan 21:15 WIB kemudian, turun dari Ijen ke Tawangalun jam 09:00 dan 14:30 WIB dan wisatawan bisa istirahat di bascampnya di Cafe Ijen.

Lanjut Pj. Bupati. Sebenarnya, kata Bayu DAMRI bukan kali pertama memberikan moda transportasi khusus ke objek wisata Kawah Ijen.

Baca Juga :   Istri Sah Grebek Dugaan Perselingkuhan Sesama ASN di Bondowoso

“Karena sebelumnya pernah ada namun, sempat berhenti karena pandemi Covid-19. Padahal saat itu, antusias pengunjung luar biasa, utamanya mahasiswa,” katanya.

Dikatakan pula oleh Bambang bahwa, pihaknya masih berupaya untuk pengadaan angkutan desa.

“Kedepan nanti itu ada dana dari pusat untuk angkutan desa,” pungkasnya.

Terpantau PJ Bupati juga meresmikan Sekretariat Pengurus Harian Ijen Geopark ( PHIG ) di Jl. Letnan Karsono Bondowoso dengan pengguntingan pita sebagai simbol bahwa kantor PHIG Kabupaten Bondowoso sudah resmi.

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id//

Ikuti update berita terbaru di Google News sinar.co.id


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page