Bondowoso, sinar.co.id,- Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa semakin kuat di Kecamatan Tegalampel, Bondowoso. Sedikitnya 16 kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat digelar secara maraton mulai 8 hingga 30 Agustus 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut tidak sekadar menghadirkan kemeriahan khas bulan kemerdekaan. Berbagai agenda dirancang menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat, pelajar, kader Posyandu ILP, HIMPAUDI, pelaku UMKM, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tegalampel.
Sejumlah kegiatan yang digelar antara lain lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB), lomba karaoke, hingga Jalan-Jalan Santai (JJS) yang mendapat antusiasme besar dari masyarakat se-Kecamatan Tegalampel. Bahkan, JJS tersebut menyediakan hadiah utama berupa satu unit motor listrik.
Rangkaian semarak kemerdekaan itu nantinya ditutup dengan Pawai Peringatan HUT HIMPAUDI pada 30 Agustus 2026. Lapangan Sekarputih menjadi titik kegiatan yang melibatkan unsur pendidikan anak usia dini dan masyarakat.
Camat Tegalampel, Rifky Hariady, S.STP., mengatakan, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI sengaja dikemas dengan melibatkan sebanyak mungkin unsur masyarakat.
“Beragam kegiatan ini melibatkan seluruh elemen Forkopimcam dan masyarakat se-Kecamatan Tegalampel,” ujar Rifky.
Maksud Semarak Kemerdekaan
Menurutnya, kemeriahan peringatan kemerdekaan bukan dimaksudkan untuk sekadar membesar-besarkan sebuah perayaan. Lebih dari itu, momentum HUT RI diharapkan mampu menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi masyarakat untuk terus menghargai jasa para pendahulu bangsa.
“Bukan sengaja dibesar-besarkan, namun ini justru sebagai penyemangat. Di bulan peringatan kemerdekaan ini, kita lebih berharap semangat kemerdekaan dapat menginspirasi kita semua untuk lebih menghormati para pendahulu bangsa yang dengan jerih payah, bahkan tidak sedikit yang bertaruh nyawa demi merdekanya Indonesia,” jelasnya.
Selain menumbuhkan nasionalisme dan mempererat persaudaraan, Camat Rifky menilai kegiatan tersebut memiliki dampak lain yang tidak kalah penting, yakni membuka ruang bagi penguatan ekonomi masyarakat.
Setiap keramaian yang menghadirkan masyarakat dalam jumlah besar, kata dia, diharapkan dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produknya.
“Yang terpenting juga, kegiatan ini menjadi ajang peningkatan ekonomi masyarakat melalui UMKM warga setempat,” tambahnya.
Semarak kemerdekaan di Tegalampel pun menjadi gambaran bahwa perayaan HUT RI dapat dikemas bukan hanya dengan seremoni, tetapi juga melalui aktivitas yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Keterlibatan siswa-siswi sekolah di wilayah Kecamatan Tegalampel, kader Posyandu ILP, HIMPAUDI, pelaku UMKM, serta seluruh unsur Forkopimcam membuat rangkaian kegiatan tersebut menjadi milik bersama.
Dari baris-berbaris hingga olahraga dan pawai, dari panggung hiburan hingga geliat UMKM, semangat HUT RI di Tegalampel tahun ini dihidupkan melalui kebersamaan. Sebuah pesan sederhana bahwa merawat kemerdekaan tidak hanya dilakukan dengan mengenang sejarah, tetapi juga dengan menjaga persatuan dan menggerakkan masyarakat untuk terus tumbuh bersama.












