Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Identitas Survivor Gunung Piramid Akhirnya Terungkap, Kapolres Aryo Pastikan Pencarian Dipercepat

Redaksi
463
×

Identitas Survivor Gunung Piramid Akhirnya Terungkap, Kapolres Aryo Pastikan Pencarian Dipercepat

Sebarkan artikel ini
identitas

Bondowoso, sinar.co.id,- Pasca tersiar hilang, misteri identitas dua survivor yang dilaporkan hilang di jalur pendakian Gunung Piramid akhirnya terungkap berdasarkan hasil pelacakan dari kendaraan survivor yang terparkir di rumah warga.

Diketahui, gunung Gulgulan, gunung Saeng dan Piramid ditutup pasca telan korban hilang hingga tewas beberap kali.

Identitas Survivor

Tim gabungan memastikan identitas kedua pendaki tersebut adalah Maliya Finda (51), warga Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, dan Erfan Nasrul Laili (35), pemandu pendakian asal Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Bondowoso.

Baca Juga :   Realisasi Pupuk Tembakau Gratis Untuk 4.366 Petani di Bondowoso

Terungkapnya identitas korban menjadi titik penting dalam operasi pencarian yang dipimpin langsung Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. Kapolres segera membentuk posko darurat dan menggelar rapat koordinasi bersama BPBD, TNI, Basarnas, Muspika, tenaga kesehatan, serta seluruh unsur terkait guna mempercepat proses pencarian.

Informasi penting juga diperoleh dari Kepala UPTD Puskesmas Curahdami, dr. Pong Hariadi Susetya, yang mengaku sempat berpapasan sekaligus mengabadikan keberadaan kedua pendaki di Puncak Piramid sekitar pukul 09.45 WIB. Petunjuk tersebut kini menjadi salah satu acuan utama tim dalam menentukan area pencarian.

Baca Juga :   Haul ke-5 Pendiri Ponpes Nurul Falah: Merawat Cahaya Ilmu dan Akhlaq dari Bumi Binakal

“Kami mengerahkan seluruh kemampuan personel dan memanfaatkan setiap informasi yang ada. Keselamatan korban menjadi prioritas utama, namun seluruh proses pencarian juga harus dilakukan secara terukur dan mengutamakan keselamatan petugas,” tegas AKBP Aryo Dwi Wibowo.

Posko induk pencarian telah didirikan di Dusun Tegal Tengah RT 17, Kelurahan Poncogati, Kecamatan Curahdami, sebagai pusat koordinasi operasi kemanusiaan. Personel kepolisian juga melakukan pendataan relawan, sementara ambulans dan tenaga medis disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat.

Baca Juga :   Kanit Reskrim Polsek Patrang Rayakan HUT ke-77 Reserse Polri

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Bondowoso masih berada di posko bersama tim gabungan untuk memantau langsung perkembangan operasi pencarian dan memastikan seluruh unsur bergerak cepat, terpadu, serta efektif demi menemukan kedua survivor.

 

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp