Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Enam Nasabah BTPN Syariah Bondowoso Dapat Hadiah Umrah, Buah dari Ketekunan Bangun Usaha

Redaksi
713
×

Enam Nasabah BTPN Syariah Bondowoso Dapat Hadiah Umrah, Buah dari Ketekunan Bangun Usaha

Sebarkan artikel ini
enam

Bondowoso, sinar.co.id,- Perjalanan membangun usaha dari nol tidak selalu mudah. Ada masa ketika penghasilan tidak menentu, modal terbatas, hingga berbagai kebutuhan keluarga harus dipenuhi bersamaan. Namun, bagi enam perempuan pelaku usaha di Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, ketekunan menjalani usaha dan disiplin mengelola keuangan akhirnya menghadirkan kejutan yang tidak pernah mereka bayangkan.

Enam nasabah Sentra Solor 8 menjadi penerima apresiasi berupa hadiah umrah gratis dari BTPN Syariah. Penghargaan tersebut diberikan melalui program Umrah Satu Pesawat kepada nasabah yang dinilai konsisten menjalankan perilaku unggul dalam menjalankan usaha dan kehidupan sehari-hari.

Salah seorang penerima, Kurniawati, mengaku bersyukur sekaligus tidak menyangka perjuangannya selama ini berbuah kesempatan untuk menjalankan ibadah umrah.

“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa mendapatkan apresiasi ini. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus mengembangkan usaha dan memberikan yang terbaik bagi keluarga. Saya merasa usaha dan perjuangan yang selama ini dilakukan dihargai,” kata Kurniawati, anggota Sentra Solor 8 asal Kecamatan Prajekan.

Bagi BTPN Syariah, apresiasi tersebut bukan sekadar hadiah. Ada proses panjang yang menjadi dasar penilaian sebelum seorang nasabah dinyatakan layak menerima kesempatan tersebut.

Baca Juga :   GMNI Banyuwangi Desak APH Usut Tuntas Kematian Warga di Bekas Tambang Ilegal

Kepala Pembiayaan BTPN Syariah Jatim 1 Area Bondowoso, Joko Ibnu Susanto, mengatakan seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator, mulai dari lama menjadi nasabah hingga perkembangan usaha.

“Beberapa kriteria yang harus dipenuhi yaitu menjadi nasabah BTPN Syariah selama minimal tiga tahun, selalu membayar angsuran tepat waktu, disiplin menghadiri Pertemuan Rutin Sentra, menginspirasi lingkungan sekitar, serta usahanya tumbuh dari waktu ke waktu,” ujar Joko.

Menurut dia, pihaknya ingin memastikan penerima apresiasi merupakan nasabah yang tidak hanya mengalami pertumbuhan secara ekonomi, tetapi juga memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya.

“Kami ingin memastikan bahwa hadiah umrah ini benar-benar diberikan kepada nasabah yang tidak hanya tumbuh bersama BTPN Syariah, tetapi juga membawa dampak positif bagi sekitarnya. Ini bentuk apresiasi kami atas kedisiplinan, ketekunan, dan semangat nasabah dalam mewujudkan impiannya,” katanya.

Bukan Sekadar Pembiayaan, Enam Nasabah Dapat Peningkatan Finansial

Di balik pemberian apresiasi tersebut, terdapat pendekatan yang selama ini dijalankan BTPN Syariah kepada masyarakat inklusi. Akses pembiayaan dipadukan dengan pendampingan, pelatihan, serta penguatan kebiasaan yang dinilai dapat membantu nasabah mengembangkan usaha dan mengelola kehidupan finansial keluarga.

Baca Juga :   DPRD Ahmadi Mengaku Tetap Upayakan Aspirasi Masyarakat Meski Kebijakan Efisiensi Anggaran

Direktur BTPN Syariah Dwiyono Bayu Winantio mengatakan pertumbuhan nasabah tidak semata-mata ditentukan oleh akses terhadap pembiayaan. Menurutnya, perilaku dan kebiasaan yang dijalankan secara konsisten juga menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian.

“Nasabah kami tumbuh dari semangat dan perilaku unggul yang mereka jalani setiap hari. Melalui kumpulan, mereka tidak hanya menabung atau mendapatkan pembiayaan, tetapi juga belajar, berbagi, dan saling menguatkan,” ujar Dwiyono.

Ia menyebut empat perilaku unggul yang terus diperkenalkan kepada nasabah, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS).

Nilai-nilai tersebut diterapkan dalam aktivitas usaha maupun kehidupan sehari-hari. Harapannya, masyarakat yang sebelumnya belum banyak tersentuh layanan keuangan formal tidak hanya memperoleh akses modal, tetapi juga memiliki kemampuan untuk bertahan, berkembang, dan merencanakan masa depan.

Pendekatan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso

Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Dr. Fathur Rozi, M.Fil.I, menilai kehadiran BTPN Syariah memberikan manfaat yang lebih luas dibandingkan sekadar menyediakan pembiayaan.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran BTPN Syariah di wilayah kami. Tidak hanya memberikan akses pembiayaan bagi masyarakat, tetapi juga secara konsisten melakukan pendampingan dan pelatihan usaha,” jelas Fathur.

Baca Juga :   Satreskrim Polres Bondowoso Kejar Komplotan Curanmor, Satu Pelaku Dibekuk, Satu Lagi Masuk Daftar Buronan

Ia mengatakan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong warga agar semakin produktif.

Karena itu, Fathur berharap jangkauan program pendampingan dan pelatihan usaha dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Bondowoso yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Dari Usaha, Menuju Impian

Bagi enam penerima apresiasi, hadiah umrah menjadi lebih dari sekadar perjalanan ibadah. Penghargaan tersebut menjadi penanda bahwa kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten—disiplin membayar angsuran, rutin mengikuti pertemuan, bekerja keras mengembangkan usaha, serta saling membantu—dapat membuka kesempatan baru.

BTPN Syariah pun terus melengkapi akses pembiayaan dengan berbagai program pendampingan. Nasabah mendapatkan literasi keuangan untuk membantu mengelola usaha dan keuangan keluarga, menyusun rencana masa depan, serta mewujudkan berbagai impian secara bertahap.

Melalui pendekatan tersebut, program apresiasi umrah menjadi bagian dari upaya yang lebih besar: menciptakan kesempatan tumbuh bagi masyarakat inklusi agar semakin berdaya secara ekonomi dan memiliki kehidupan yang lebih berarti.

 

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp