Bondowoso, sinar.co.id,- Kinerja pengelolaan anggaran di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bondowoso pada Tahun Anggaran 2025 mendapat catatan positif. Realisasi serapan anggaran yang mencapai 93,25 persen dinilai menunjukkan pelaksanaan program berjalan optimal, sementara sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) tercatat hanya 6,75 persen.
Hal tersebut disampaikan Kepala DLH Kabupaten Bondowoso, Henry Kurniawan, usai mengikuti rapat kerja bersama Komisi III DPRD Kabupaten Bondowoso, Senin (6/7/2026).
Henry menjelaskan, capaian serapan anggaran tersebut mencerminkan pelaksanaan kegiatan yang relatif maksimal sepanjang tahun anggaran. Menurutnya, angka tersebut berada pada kategori baik dan menunjukkan komitmen DLH dalam mengoptimalkan penggunaan APBD untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Serapan Anggaran DLH Cukup Baik
“Realisasi serapan anggaran mencapai 93,25 persen. Secara umum ini merupakan capaian yang cukup baik karena sebagian besar program dan kegiatan dapat dilaksanakan sesuai target,” ujarnya.
Ia menambahkan, sisa anggaran atau Silpa sebesar 6,75 persen bukan berasal dari kegiatan yang gagal dilaksanakan, melainkan dipengaruhi oleh belanja pegawai yang tidak terserap secara penuh. Kondisi tersebut terjadi karena adanya sejumlah aparatur yang memasuki masa purna tugas sehingga alokasi anggaran gaji dan tunjangan tidak seluruhnya terealisasi.
“Silpa lebih banyak berasal dari belanja pegawai. Ada pegawai yang pensiun sehingga anggaran yang telah dialokasikan tidak seluruhnya terserap,” jelas Henry.
Dalam rapat kerja tersebut, Komisi III DPRD Kabupaten Bondowoso juga memberikan sejumlah rekomendasi kepada DLH agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor lingkungan hidup.
Menindaklanjuti masukan tersebut, Henry memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang telah berjalan sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat agar lebih efektif, responsif, dan memberikan dampak yang lebih nyata dibanding tahun sebelumnya.
“Rekomendasi dari Komisi III menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Ke depan kami akan memaksimalkan kinerja agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan manfaat program lingkungan hidup dapat dirasakan secara lebih luas,” pungkasnya.












