Scroll untuk membaca artikel
Peristiwa

Tengah Malam Penuh Haru, Ribuan Pelayat Antarkan Nyai Siti Maimunah Salwa Arifin ke Pusara

Redaksi
430
×

Tengah Malam Penuh Haru, Ribuan Pelayat Antarkan Nyai Siti Maimunah Salwa Arifin ke Pusara

Sebarkan artikel ini
haru
Saat jenazah Nyai Hj Siti Maimunah ditandu untuk disholatkan (14/06)

Bondowoso, sinar.co.id,- Suasana haru dan khidmat menyelimuti lingkungan Pondok Pesantren Manbaul Ulum, Desa Tangsil Wetan, Kecamatan Wonosari, Bondowoso, Rabu malam hingga Kamis dini hari (14/5/2026). Meski jarum jam telah melewati tengah malam, ribuan santri, ulama, tokoh masyarakat, pejabat, hingga warga dari berbagai daerah tetap memadati area pesantren untuk mengantarkan kepergian Nyai Hj. Siti Maimunah menuju tempat peristirahatan terakhirnya.

Istri dari Drs. KH. Salwa Arifin, mantan Bupati Bondowoso periode 2018–2023 sekaligus pengasuh Ponpes Manbaul Ulum itu, wafat pada Rabu Kliwon (13/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB usai salat Isyak.

Almarhumah dimakamkan sekitar pukul 00.07 WIB di kompleks pemakaman keluarga pesantren, berdampingan dengan makam ibu mertuanya, Nyai Yahyana, dan Kyai. Togo Ambarsari.

Lantunan ayat suci Al-Qur’an, bacaan yasin, tahlil, dan doa menggema sepanjang malam. Tak sedikit pelayat yang tampak menahan tangis saat prosesi pemakaman berlangsung. Kehadiran masyarakat yang terus berdatangan menunjukkan besarnya penghormatan kepada sosok Nyai Hj. Siti Maimunah yang dikenal santun, sederhana, dan dekat dengan kalangan santri maupun masyarakat kecil.

Baca Juga :   Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Ruang Jenazah RSPI Sulianti Saroso

Sebagai pendamping KH. Salwa Arifin, almarhumah selama ini dikenal setia mendukung perjuangan suaminya, baik di dunia pesantren, sosial kemasyarakatan, maupun ketika memimpin Kabupaten Bondowoso. Lahir dan tumbuh di lingkungan religius Nahdlatul Ulama (NU), Nyai Siti Maimunah menjalani hidup dengan nilai-nilai kesederhanaan dan pengabdian.

Di lingkungan pesantren, beliau bukan hanya dikenal sebagai ibu nyai, melainkan juga figur pengayom bagi ribuan santri. Perannya dalam pembinaan muslimat, kegiatan keagamaan, hingga pendidikan akhlak masyarakat menjadikan sosoknya begitu dihormati.

Dalam kehidupan rumah tangga, Nyai Hj. Siti Maimunah dikaruniai tiga anak, yakni Siti Musyarofatul Mannawassalwa, Miftahus Surur dan Hizbullah.

Baca Juga :   Modus Pinjam Motor Teman, Kakak Beradik di Bondowoso Dipastikan Lebaran di Bui

Pada prosesi penghormatan terakhir, putra keduanya, Miftahus Surur, tampak paling aktif mendampingi jenazah sang mendiang ibu sejak awal hingga pemakaman.

Haru dan Ketabahan

Dengan wajah penuh ketabahan, ia memimpin sejumlah rangkaian prosesi mulai dari penyucian jenazah, salat jenazah, pembacaan yasin, tahlil, hingga doa di pusara almarhumah.

Pemandangan itu membuat banyak pelayat tak kuasa menahan haru. Di tengah suasana duka, ketegaran keluarga menjadi potret kuat tentang penghormatan seorang anak kepada ibundanya.

Tanggapan Pelayat 

Salah satu pelayat yang hadir, anggota DPRD Bondowoso Fraksi PPP, Samsul Hadi, menyampaikan kesaksiannya tentang pribadi almarhumah.

“Beliau sosok perempuan yang sangat tegar menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Tidak hanya sukses mendidik putra-putrinya, tetapi juga berhasil membina ribuan santri dengan penuh kesabaran dan keteladanan,” ujarnya di sela takziah.

Baca Juga :   Ibu Paruh Baya di Bondowoso Melompat Dari Ketinggian Jembatan di Hadapan Anak Bungsunya

Menurut Samsul Hadi, Nyai Hj. Siti Maimunah dan KH. Salwa Arifin merupakan alumni pesantren yang sama, yakni didikan ulama kharismatik KH. As’ad Syamsul Arifin dari Sukorejo Situbondo.

“Saya haqqul yakin beliau termasuk orang baik. Amal jariahnya dalam bidang akhlak, ilmu, dan pendidikan akan terus mengalir sepanjang masa,” tuturnya.

Kepergian Nyai Hj. Siti Maimunah meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Ponpes Manbaul Ulum, tetapi juga masyarakat Bondowoso. Namun di balik suasana kehilangan itu, tersimpan jejak pengabdian panjang seorang perempuan pesantren yang mengabdikan hidupnya untuk keluarga, santri, dan umat.

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp