Bondowoso, sinar.co.id,- Transformasi digital terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Melalui inovasi terbaru, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menghadirkan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Objek Pajak (SIMPBB)
Sebagai langkah konkret transparan dan praktis, Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) hadirkan inisiasi inovasi terbaru, berupa akses digitel website Sistem Informasi Manajemen Objek Pajak (SIMPBB) guna optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Badan Pendapatan Daerah Bondowoso, Slamet Yantoko, menjelaskan bahwa SIMPBB merupakan platform digital resmi yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sekaligus memperkuat akuntabilitas layanan pajak daerah.
Transparan
“Aplikasi ini memungkinkan wajib pajak mengetahui secara detail besaran pajak terutang, riwayat pembayaran, hingga piutang PBB. Semua dapat diakses secara transparan dan real time,” ujarnya.
Melalui laman resmi SIMPBB BONDOWOSO, masyarakat kini dapat mengecek kewajiban PBB tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Sistem ini juga terintegrasi dengan petugas dan bendahara PBB di tingkat desa maupun kecamatan, sehingga proses administrasi dan pelaporan menjadi lebih cepat dan efisien.
Menurut Slamet, tujuan utama pengembangan SIMPBB adalah mendorong kepatuhan wajib pajak sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan pajak daerah. Dengan sistem berbasis digital, potensi kesalahan administrasi dapat ditekan dan proses pemungutan menjadi lebih terukur.
Implementasi SIMPBB pun mendapat respons positif dari pemerintah desa. Kepala Desa Kembang, Kecamatan Tlogosari, Bambang Andoyo, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran sistem berbasis digital tersebut.
“Akses digital ini sangat bermanfaat bagi desa maupun masyarakat. Terima kasih kepada Bapenda sebagai inisiator. Ini sangat mempermudah kinerja saya sebagai kepala desa dan juga para kepala dusun di Desa Kembang, terutama dalam transaksi Pajak Bumi dan Bangunan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dengan sistem yang lebih terbuka dan mudah diakses, komunikasi antara perangkat desa dan masyarakat menjadi lebih efektif. Warga dapat mengetahui kewajibannya secara mandiri, sementara pemerintah desa dapat memantau perkembangan pembayaran secara lebih akurat.
Kehadiran SIMPBB diharapkan menjadi tonggak modernisasi layanan pajak di Bondowoso. Melalui digitalisasi ini, pemerintah daerah optimistis proses pemungutan PBB semakin cepat, transparan, dan berdampak signifikan terhadap peningkatan PAD Kabupaten Bondowoso.












