Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Tak Sekadar Bantuan Sesaat, Nurul Hayat Jember Kawal Ketahanan Pangan Dhuafa Hingga Akhir Hayat

Redaksi
412
×

Tak Sekadar Bantuan Sesaat, Nurul Hayat Jember Kawal Ketahanan Pangan Dhuafa Hingga Akhir Hayat

Sebarkan artikel ini
nurul hayat

Jember, sinar.co.id,- Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Nurul Hayat Kabupaten Jember terus mendorong ketahanan pangan bagi kaum dhuafa di wilayah Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember. Upaya tersebut diwujudkan melalui program Sajada (Santunan Janda Tua Dhuafa), bantuan bahan pokok yang disalurkan secara rutin dan berkelanjutan.

Jenis Bantuan Laznas Nurul Hayat

Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras seberat 7,5 kilogram, gula pasir, minyak goreng, mi instan, serta bahan pangan lainnya. Program ini secara khusus menyasar kaum dhuafa yang membutuhkan pendampingan jangka panjang, bahkan diberikan secara rutin hingga penerima manfaat meninggal dunia.

Baca Juga :   Dua dari 711 CJH Bondowoso Gagal Berangkat

Petugas Layanan Sosial LAZNAS Nurul Hayat Jember, Noval Andika S.E, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen lembaga dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat kurang mampu.

“Bantuan ini kami salurkan secara rutin agar para dhuafa tetap memiliki jaminan kebutuhan pangan dasar. Harapannya, mereka bisa menjalani hidup dengan lebih tenang dan layak,” ujar Noval Andika saat ditemui di sela-sela penyaluran bantuan di wilayah Mayang.

Baca Juga :   Viral Ketanggapan PLN Kalisat: Listrik Padam Saat Dekorasi Pernikahan, Solusi Instan Datang Tepat Waktu

Menurutnya, pendampingan yang dilakukan tidak hanya sebatas penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan kondisi dan kebutuhan penerima manfaat terus terpantau.

“Kami tidak ingin bantuan ini bersifat sesaat. Karena itu, Nurul Hayat berkomitmen mendampingi para dhuafa secara berkelanjutan, sebagai wujud amanah dari para donatur,” tambahnya.

Melalui program ketahanan pangan ini, LAZNAS Nurul Hayat Jember berharap dapat membantu meringankan beban ekonomi kaum dhuafa sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Baca Juga :   FKN 9 Dongkrak Transaksi Kopi Bondowoso, Buyer Luar Daerah Berebut Kopi Premium

 

tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp