Bondowoso, sinar.co.id,- Antisipasi dampak erupsi Gunung Raung, BPBD Kabupaten Bondowoso, dropping beragam jenis bantuan logistik di 5 kecamatan berpotensi terdampak erupsi Gunung Raung, secara bertahap pada Minggu, (05/06/2025).
Berdasar release terbaru dari Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) erupsi Gunung Raung terpantau masih terus berlangsung dan pada 15 Juni 2025, terpantau keluarkan abu vulkanik dengan ketinggian 1.200 meter dari puncak dan condong ke arah tenggara.
Disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Bondowoso, Sigit Purnomo, untuk antisipasi dampak erupsi, pihaknya telah laksanakan droping beragam bantuan logistik dari BPBD Provinsi Jawa Timur.
Logistik ini, disiapkan untuk lima kecamatan yang dinilai berpotensi terdampak bencana yakni, Kecamatan Sumberwringin, Sukosari, Tlogosari, Pujer, dan Kecamatan Ijen.
Jenis Dropping Logistik
“Dropping bantuan ini meliputi lauk pauk, makanan siap saji, pakaian untuk lansia, wanita dan pria, tambahan gizi, kompor, cangkul, matras serta, kasur lipat,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga memastikan ketersediaan masker dalam jumlah besar.
“Ada 10 ribu paket masker yang kami siapkan,” tambahnya.
Distribusi awal logistik dilakukan ke Desa Gunosari, tepatnya Dusun Margasari, RT 40, Kecamatan Tlogosari, yang hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari puncak Gunung Raung dimana, daerah ini dihuni oleh sekitar 143 jiwa dari 83 kepala keluarga.
“Saat ini kami fokus mendistribusikan masker dan logistik lain ke desa-desa di sekitar lereng gunung. Minimal, jika kondisi memburuk, kebutuhan dasar sudah tersedia di lokasi,” ujar Sigit Purnomo.

Sementara, Kepala Desa Gunosari, Dian Nasrullah, menyampaikan bahwa, meski masyarakat mendengar suara gemuruh dari gunung, sejauh ini warga masih bertahan di tempat tinggal mereka. mengingat abu vulkanik belum sampai ke permukiman
“Gemuruh memang terdengar tapi, arah abu belum ke sini,” kata Kades Dian. Ia menambahkan, logistik akan disimpan di rumah ketua RT untuk digunakan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Sebelumnya, BPBD bersama Muspika Kecamatan Sumberwringin juga telah mengunjungi Dusun Legan, Desa Sumberwringin, yang berada sekitar 13 kilometer dari puncak Raung.
Selain menyalurkan bantuan, mereka juga memberikan edukasi kepada warga terkait jalur evakuasi jika terjadi letusan besar.












