Scroll untuk membaca artikel
Bola

J Group Sportiva Buktikan Kepedulian, Junior Soccer Cup 2026 Lahirkan Talenta Muda Berbakat

Redaksi
758
×

J Group Sportiva Buktikan Kepedulian, Junior Soccer Cup 2026 Lahirkan Talenta Muda Berbakat

Sebarkan artikel ini
sportiva

Bondowoso, sinar.co.id,- Komitmen untuk membangun sepak bola usia dini terus ditunjukkan J Group Sportiva melalui penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Junior Soccer Cup 2026 tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Kompetisi yang berlangsung sejak 22 April hingga 2 Juni 2026 di Stadion Magenda Bondowoso itu menjadi ajang pencarian bakat sekaligus wadah pembinaan atlet muda daerah.

Sebanyak 13 tim tingkat SMA dan 14 tim tingkat SMP ambil bagian dalam turnamen yang berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas tersebut.

J Group Sportiva: Bukan Sekedar Cari Juara

Ketua Panitia Turnamen, Muhammad Ikhlas, mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar mencari juara, melainkan menjaring talenta-talenta muda potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Bondowoso di dunia sepak bola.

“Kami ingin memberikan ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Yang paling penting bukan hanya soal juara, tetapi bagaimana mereka menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan antar peserta,” ujar Ikhlas.

Baca Juga :   Institusi Polri Bondowoso Akhirnya Minta Maaf Pasca Halangi Kinerja Jurnalis

Menurutnya, melalui kompetisi seperti ini para pemain dapat saling bertukar pengalaman dan meningkatkan kualitas permainan. Ia juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan yang lebih besar terhadap pembinaan sepak bola, baik melalui program maupun dukungan anggaran.

“Kami berharap ada perhatian yang lebih serius terhadap perkembangan sepak bola di Bondowoso. Pembinaan dan dukungan anggaran sangat dibutuhkan agar potensi atlet muda bisa berkembang maksimal,” tambahnya.

Pada kategori SMP, MTs Negeri 2 Bondowoso tampil sebagai juara setelah menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen. Posisi runner-up diraih SMP Tegalampel, sementara SMP Negeri 3 Bondowoso dan SMP Negeri 1 Tamanan masing-masing menempati peringkat ketiga dan keempat.

Penghargaan individu juga diberikan kepada para pemain terbaik. Arya Tama Dwi dari MTs Negeri 2 Bondowoso berhasil meraih gelar top skor, sedangkan Afif Rahman dari sekolah yang sama dinobatkan sebagai pemain terbaik. Sementara penghargaan suporter terbaik diraih SMP Negeri 1 Tegalampel.

Baca Juga :   Pawai Sound dan Pargoy di Kecamatan Jambesari Telan Korban

Turnamen ini turut mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Bondowoso Komisi I, Ahmadi, yang hadir pada laga final tingkat SMP. Ia menilai penyelenggaraan turnamen secara swadaya di tengah kebijakan efisiensi anggaran merupakan langkah luar biasa yang patut mendapat dukungan.

“Ini sangat positif. Di tengah keterbatasan anggaran, masih ada pihak yang peduli terhadap kemajuan olahraga dengan menggelar kegiatan secara mandiri. Turnamen seperti ini sangat penting untuk menemukan bibit-bibit atlet berbakat sejak usia pelajar,” katanya.

Menurut Ahmadi, semakin sering kompetisi digelar maka semakin besar peluang munculnya pemain-pemain potensial yang dapat membawa nama Bondowoso ke level yang lebih tinggi.

“Harapan kita, dari turnamen seperti ini lahir pemain-pemain yang suatu saat mampu bersaing di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” ujarnya.

sportivi
Ketua PSSI Bondowoso Subangkit Adiputra (kiri) didampingi ketua J Group Sportiva Moh Ikhlas

Apresiasi serupa disampaikan Ketua PSSI Bondowoso, Subangkit Adiputra. Ia mengaku bangga atas inisiatif J Group Sportiva yang mampu menghadirkan turnamen berskala besar melalui swadaya masyarakat.

Baca Juga :   Peningkatan 35% Ekonomi Dalam FDC 2025 di Bondowoso, Diakui Gubernur Jatim

“Saya sangat mengapresiasi J Group Sportiva. Ini bukti bahwa kepedulian terhadap sepak bola tidak selalu harus menunggu bantuan pemerintah. Dengan semangat dan komitmen, kegiatan positif seperti ini tetap bisa terlaksana,” ungkapnya.

Subangkit menambahkan, turnamen usia pelajar tidak hanya berfungsi sebagai sarana penjaringan atlet, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter generasi muda.

“Anak-anak harus memiliki ruang untuk berkembang dan berprestasi. Dengan adanya kegiatan olahraga yang rutin, mereka akan lebih fokus pada aktivitas positif dibanding menghabiskan waktu dengan hal-hal yang kurang bermanfaat seperti bermain game atau terlalu lama menggunakan ponsel,” tegasnya.

Junior Soccer Cup 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi, kepedulian, dan semangat pembinaan mampu melahirkan ekosistem olahraga yang sehat. Dari Stadion Magenda Bondowoso, harapan akan lahirnya generasi emas sepak bola daerah kembali menyala.

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp