Scroll untuk membaca artikel
Politik

Ganjar Memperingati Maulid Nabi Bersama Majelis Taklim se-DKI Jakarta

822
×

Ganjar Memperingati Maulid Nabi Bersama Majelis Taklim se-DKI Jakarta

Sebarkan artikel ini
Ganjar Memperingati Maulid Nabi Bersama Majelis Taklim se-DKI Jakarta
Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo dan Ketua Tim Kampanye Nasional Arsjad Rasjid, menyelenggarakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW
gelar acara maulid nabi Muhammad SAW

Jakarta, Sinar.co.id – Bakal calon presiden RI Ganjar Pranowo dan Ketua Tim Kampanye Nasional Arsjad Rasjid, selenggarakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW.

Giat kali ini terselenggara di Sekretariat Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres 2024 (TKRPP), Jakarta, Kamis (28/9) malam.

Ganjar Memperingati Maulid Nabi Bersama Majelis Taklim se-DKI Jakarta

Dalam peringatan Maulid tersebut, juga digelar di doa bersama dengan para habaib, ulama, kiai dan majelis taklim se-DKI Jakarta,

Baca Juga :   Ganjar: Teknologi Jadi Faktor Penentu Capai Kedaulatan Pangan

Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menyatakan, ini merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan Rumah Aspirasi Relawan, untuk memperingati hari-hari besar agama yang hidup di Indonesia.

Basarah juga mengungkapkan, peringatan ini untuk mengambil hikmah dari kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang salah satu ajarannya adalah mengajarkan multikulturalisme dan persatuan.

“Itu bisa dilihat dari konsep Piagam Madinah dimana, saat itu masyarakat Madinah terdiri dari berbagai suku bangsa dan agama, yang disatukan untuk hidup berdampingan dan saling menghormati satu sama lain,” katanya.

Baca Juga :   Pakar UPH Yakin Mahfud Bisa Jadi Benahi Persoalan Hukum di Dalam Indonesia

Ajaran Nabi Muhammad, kata dia, masih sangat aktual dan relevan di dunia dan khususnya untuk bangsa Indonesia.

Dimana ajaran mulia tersebut, diadopsi oleh para pendiri bangsa, seperti Presiden Soekarno bersama para tokoh dan alim ulama, yang merumuskan dalam sebuah konsensus, sebuah ideologi yang bernama Pancasila sebagai dasar negara.

“Hikmah maulid nabi ini, untuk mengingatkan semua pihak, termasuk para relawan, untuk senantiasa melaksanakan ajaran multikuluralisme dan persatuan, untuk dipraktikkan di Indonesia yang majemuk dan beragam, terdiri dari suku, agama dan antargolongan,” pungkas Basarah.

Baca Juga :   KPU Bondowoso Jawab Isu Ijasah Palsu Caleg 2024

Ikuti update berita terbaru di Google News sinar.co.id


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page