Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Bimtek E-Purchasing Konstruksi, Barjas Bondowoso Dorong Penyedia Lokal Lebih Kompetitif

Redaksi
816
×

Bimtek E-Purchasing Konstruksi, Barjas Bondowoso Dorong Penyedia Lokal Lebih Kompetitif

Sebarkan artikel ini
Bimtek
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Bondowoso, Eko Pribadi (kiri) bersama narasumber bimtek dari Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI), Mustofa saat dikonfirmasi awak media (22/10)

Bondowoso, sinar.co.id,- Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso menggelar bimbingan teknis (bimtek) mini kompetisi pekerjaan konstruksi di Ruang Rapat Shababina Praja Pemkab Bondowoso, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah percepatan pemahaman regulasi terbaru sekaligus mendorong penyedia lokal agar lebih kompetitif dalam pengadaan pemerintah.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Bondowoso, Eko Pribadi, mengatakan bimtek tersebut merupakan respons terhadap perubahan regulasi, khususnya Peraturan LKPP Nomor 2 dan Nomor 3 Tahun 2026 yang mengatur pelaksanaan pengadaan melalui katalog elektronik dan mekanisme pengadaan melalui penyedia.

Menurutnya, pemahaman yang sama antara regulator dan penyedia diperlukan agar proses mini kompetisi berjalan transparan, terukur, dan sesuai ketentuan.

“Sekarang sudah jelas. Ada dokumen kompetisinya, ada cara mengevaluasinya, dan nanti juga ada praktiknya. Jadi, kita sama-sama memahami prosesnya agar tidak ada kesalahpahaman antara Barjas dan penyedia,” ujar Eko.

Baca Juga :   Upaya Dispendik Bondowoso Dongkrak Kurikulum Merdeka 2024

Ia menegaskan, percepatan pengadaan juga harus diimbangi dengan kesiapan penyedia, terutama pelaku usaha lokal Bondowoso. Regulasi yang memberikan afirmasi kepada pengusaha lokal perlu dipahami dan dimanfaatkan secara optimal sesuai ketentuan.

“Jangan hanya regulator yang dituntut bekerja sesuai aturan, tetapi penyedianya juga harus punya semangat yang sama. Kita sama-sama berikhtiar agar pengusaha lokal Bondowoso semakin baik dan mampu melaksanakan program pembangunan di daerahnya sendiri,” tegasnya.

Prioritas Bimtek, Teknis Mini Kompetisi

Sementara itu, narasumber bimtek dari Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI), Mustofa atau yang akrab disapa Cak Mustofa, menjelaskan bahwa materi bimtek difokuskan pada pemahaman teknis mini kompetisi pekerjaan konstruksi berdasarkan regulasi LKPP terbaru.

Baca Juga :   10 Persen Alokasi Anggaran Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di Bondowoso Begini Rinciannya

Ia menyebut, Peraturan LKPP Nomor 2 Tahun 2026 tentang Katalog Elektronik dan Peraturan LKPP Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Melalui Penyedia menjadi acuan penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Salah satu materi utama adalah penyusunan dokumen kompetisi oleh pejabat pengadaan (PP) atau kelompok kerja (Pokja), termasuk mekanisme penawaran dan evaluasi peserta.

“Harapan kita, setelah kegiatan ini teman-teman memahami mini kompetisi pekerjaan konstruksi secara utuh. Mulai dari persyaratan yang harus dipenuhi, cara menyusun penawaran, bagaimana mengevaluasi, sampai penetapan pemenang,” jelas Cak Mustofa.

Ia menambahkan, peserta juga akan mengikuti praktik simulasi penggunaan aplikasi, mulai dari pembuatan paket kompetisi, penyampaian penawaran oleh penyedia, hingga proses evaluasi oleh PP atau Pokja.

Baca Juga :   Kamis Pon, Lele Crispy Jadi Menu Bergizi Gratis: Renyah di Luar, Lengkap di Dalam

Melalui bimtek ini, Barjas Bondowoso berharap kompetensi para pelaksana pengadaan dan penyedia semakin meningkat sehingga proses pengadaan dapat berlangsung lebih transparan, akuntabel, dan mendukung optimalisasi keterlibatan pelaku usaha lokal.

Di sisi lain, Eko mengungkapkan bahwa jumlah personel fungsional pengadaan di Bondowoso masih terbatas. Saat ini, Barjas memiliki 10 personel, sedangkan kebutuhan ideal berdasarkan acuan LKPP yang disampaikannya mencapai sekitar 25 orang.

Keterbatasan tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam meningkatkan kualitas layanan pengadaan, sehingga penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pemahaman regulasi menjadi bagian penting dalam mendorong tata kelola pengadaan yang lebih profesional.

https://www.tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp