Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Angka Laka Masih Tinggi, Polres Bondowoso Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026

Redaksi
634
×

Angka Laka Masih Tinggi, Polres Bondowoso Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026

Sebarkan artikel ini
laka

Bondowoso, sinar.co.id,- Tingginya angka kecelakaan (Laka) lalu lintas menjadi perhatian serius Kepolisian. Untuk menekan fatalitas di jalan raya, Polres Bondowoso menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026 di halaman Mapolres Bondowoso, Senin (2/2/2026).

Apel dipimpin Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., dan diikuti personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta BPBD. Kegiatan ini menandai kesiapan lintas sektor menghadapi persoalan keselamatan berlalu lintas yang masih menjadi masalah krusial.

Data Laka 2025 di Bondowoso

Dalam amanat Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. yang dibacakan Wakapolres, terungkap bahwa sepanjang Operasi Keselamatan Semeru 2025 tercatat 531 kasus laka lalu lintas. Dari jumlah tersebut, 10 orang meninggal dunia, 51 mengalami luka berat, dan 803 luka ringan.

Baca Juga :   Blokir Grok dan Inkonsistensi Komdigi dalam Menangani AI dan Deepfake

“Data ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas masih rendah. Perilaku pengendara yang melanggar aturan berpotensi besar memicu kecelakaan fatal,” tegas Kapolda dalam amanatnya.

laka
Wakapolres Bondowoso, Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., saat membacakan amanat Kapolda Jawa Timur. (02/02)

Sebagai langkah antisipasi, Polda Jawa Timur beserta jajaran menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini juga menjadi bagian dari upaya cipta kondisi menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026 atau pengamanan Idul Fitri.

Baca Juga :   37 Ribu Siswa Bondowoso Terima PIP, Dispendik Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Anak Putus Sekolah

Sebanyak 5.020 personel dikerahkan dalam operasi ini. Polri mengedepankan pendekatan humanis namun tegas, melalui edukasi kepada masyarakat, pencegahan di titik rawan kecelakaan, hingga penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan fatalitas.

Penindakan difokuskan pada pelanggaran seperti over dimension over loading (ODOL), melawan arus, tidak menggunakan helm SNI, serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi. Penegakan hukum juga didukung teknologi ETLE agar berjalan transparan dan akuntabel.

Baca Juga :   Stereotip Mafia Lobster Patah, Pengusaha Ini Puji Setinggi Langit Dukungan KKP RI

Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Bondowoso berharap angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih tertib dan mengutamakan keselamatan di jalan raya.

 

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp