Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Ketua DPRD Apresiasi Camat Maesan, Gerakan Masif Penghijauan Lereng Gunung

Redaksi
851
×

Ketua DPRD Apresiasi Camat Maesan, Gerakan Masif Penghijauan Lereng Gunung

Sebarkan artikel ini
camat maesan
Ketua DPRD Bondowoso, H. Ahmad Dhafir

Bondowoso, sinar.co.id,- Ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir, mengapresiasi langkah Camat Maesan🏷️ yang turut menjadi motor penggerak mitigasi bencana melalui program penghijauan di lereng Gunung Argopuro🏷️, tepatnya di Desa Gunungsari, Kecamatan Maesan.

Apresiasi itu disampaikan menyusul realisasi penanaman 2.000 bibit pohon yang digelar pada Kamis (22/01/2026). Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso🏷️ bersama Perhutani dan jajaran Kecamatan Maesan.

Menurut Ahmad Dhafir, program penghijauan ini merupakan langkah konkret mitigasi bencana, khususnya banjir bandang yang masih kerap terjadi di wilayah tersebut hingga akhir 2025 lalu.

Baca Juga :   DPRD Bondowoso Bentuk Pansus Usai Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan Bupati

Inisiasi Camat Maesan Perlu Ditiru

“Inisiatif Camat Maesan ini sangat tepat. Wilayah lereng gunung memang harus menjadi prioritas penghijauan untuk mengurangi risiko bencana,” tegasnya.

Ia menekankan, gerakan penghijauan tidak boleh berhenti di Kecamatan Maesan saja. Camat-camat lain yang wilayahnya memiliki kawasan lereng gunung diminta ikut bergerak melakukan hal serupa.

“Saya berharap ini menjadi gerakan masif. Bukan hanya satu kecamatan, tapi seluruh wilayah lereng gunung di Bondowoso,” ujarnya.

Baca Juga :   Warga Botolinggo Terima BPNT Dengan Pungutan Transport Rp. 25 Ribu

Ahmad Dhafir juga mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Administratur (ADM) Perhutani terkait penyediaan bibit tanaman untuk reboisasi. Perhutani, kata dia, telah menyatakan kesiapan mendukung program tersebut.

“Tinggal bagaimana camat-camat lain berkoordinasi dengan Perhutani untuk menyiapkan bibit dan membangun kolaborasi,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa gerakan penghijauan harus dimulai dari para pejabat sebagai bentuk keteladanan nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :   Damkar Bondowoso Gelar Sosialisasi Proteksi Kebakaran di Gudang Tembakau Wringin

“Menjaga bumi Bondowoso, terutama kawasan lereng gunung, harus dimulai dari pejabatnya. Pemerintah harus memberi contoh dengan tindakan nyata. Kalau pemimpinnya turun langsung, masyarakat pasti akan meniru,” tandasnya.

Melalui langkah tersebut, Ahmad Dhafir berharap kesadaran kolektif menjaga hutan dan lingkungan terus tumbuh, demi mewujudkan Bondowoso yang hijau, aman dari bencana, dan berkelanjutan.

tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp