Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Tangis Haru Iringi Pelepasan Prajurit Yonif 514 ke Lebanon

Redaksi
715
×

Tangis Haru Iringi Pelepasan Prajurit Yonif 514 ke Lebanon

Sebarkan artikel ini
tangis haru
salah satu prajurit saat memeluk anak dan istrinya sebagai tanda perpisahan (4/4)

Bondowoso, sinar.co.id,- Suasana penuh haru menyelimuti lapangan upacara saat ratusan prajurit Yonif 514/Sabaddha Yudha Bondowoso, dilepas menuju misi perdamaian ke Lebanon, Sabtu (4/4/2026). Bukan hanya prosesi militer yang berlangsung khidmat, tetapi momen perpisahan antara prajurit dan keluarga menjadi sorotan paling menyentuh.

Isak tangis pecah begitu upacara selesai. Para istri, anak, hingga orang tua tak kuasa menahan haru saat harus melepas orang tercinta menuju daerah penugasan. Pelukan erat, genggaman tangan yang enggan dilepas, hingga tangisan histeris menjadi potret nyata pengorbanan di balik seragam loreng.

Baca Juga :   Saat Fajar Belum Menyingsing, Perjuangan Pekerja MBG di Tegal Pasir Menopang Asa Banyak Keluarga

Tangis Haru Antara Sedih dan Bangga

Sejumlah anak tampak menangis memanggil ayahnya yang perlahan berbaris meninggalkan lapangan. Sementara para istri berusaha tegar, meski air mata terus mengalir tanpa henti.

“Antara sedih dan bangga saya melepas kepergian suami. Ini berat, tapi demi tugas negara kami harus ikhlas,” ujar Ny. Niluh Putu Oktaviani sambil menggendong anaknya yang masih kecil, sesekali mengusap air mata.

Momen tersebut menggambarkan sisi lain dari tugas militer—bukan hanya tentang keberanian di medan operasi, tetapi juga keteguhan hati keluarga yang ditinggalkan. Mereka menjadi bagian tak terpisahkan dari perjuangan, meski tanpa seragam dan pangkat.

Baca Juga :   Polemik Malam Jumat 15/5, Warga di Kecamatan Ijen Hingga Sandra Anggota TNI Juga Bakar Rumah dan Mobil
tangis haru
dari kiri Kapolres Bondowoso, Dandim 0822, Asisten 1 Pemkab Bondowoso dan Komandan Yonif Raider 514 Bondowoso.

Di tengah suasana haru, Komandan Kodim 0822 Bondowoso, Letkol. Inf. Prawito, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan pesan penuh makna kepada para prajurit. Ia menegaskan bahwa tugas yang diemban bukan sekadar penugasan biasa, melainkan amanah besar membawa nama bangsa di kancah internasional.

Namun, lebih dari itu, momen perpisahan ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah prajurit di medan tugas selalu diiringi doa dan harapan dari keluarga di tanah air.

Baca Juga :   Antrean LPG 3 Kg Viral Jelang Ramadhan, Polres Bondowoso Siap Pengawasan Menyeluruh Distribusi Gas Subsidi

Keberangkatan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII/UNIFIL Lebanon ini bukan hanya tentang misi perdamaian dunia, tetapi juga tentang ketulusan melepas, keikhlasan menunggu, dan harapan untuk kembali dalam pelukan yang sama—lengkap dan penuh kebanggaan.

tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp