Scroll untuk membaca artikel
Daerah

Saat Infrastruktur Terganggu, Pengamanan Polres Bondowoso Menguat

Redaksi
330
×

Saat Infrastruktur Terganggu, Pengamanan Polres Bondowoso Menguat

Sebarkan artikel ini
Infrastruktur
Wakapolres Bondowoso, I Gede Suartika, menyambut langsung kedatangan Wakil Gubernur Jawa Timur (25/02)

Bondowoso, sinar.co.id,- Di tengah sorotan publik atas terputusnya Infrastruktur jalan akses penghubung Bondowoso–Jember, kehadiran Wakil Gubernur Jawa Timur di Desa Sukowiryo menjadi momen penting sekaligus ujian kesiapsiagaan aparat keamanan.

Emil Elestianto Dardak turun langsung meninjau kondisi jembatan yang putus, jalur vital yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga dan distribusi ekonomi antarwilayah. Kunjungan tersebut berlangsung aman dan tertib berkat pengamanan terpadu dari Polres Bondowoso.

Sejak rombongan tiba hingga kegiatan peninjauan berakhir, aparat kepolisian melakukan pengawalan ketat. Pengamanan difokuskan pada lokasi jembatan, jalur yang dilalui rombongan, hingga pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik strategis. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan berarti.

Baca Juga :   PMII Banyuwangi Geruduk Bea Cukai dan Pajak: Soroti Peredaran Rokok Ilegal dan Desak Penurunan Harga Cukai!

Wakapolres Bondowoso, I Gede Suartika, menyambut langsung kedatangan Wakil Gubernur di lokasi. Ia menegaskan bahwa seluruh personel telah disiagakan untuk mendukung kelancaran agenda pemerintah provinsi.

“Pengamanan dilakukan maksimal agar kegiatan berjalan aman dan masyarakat tetap merasa nyaman,” ujarnya.

Polres Gerak Cepat Sejak Ambrolnya Infrastruktur Jembatan

Tak hanya saat kunjungan pejabat, kepolisian juga bergerak cepat sejak insiden ambrolnya Infrastruktur jembatan terjadi. Di bawah komando Kapolres Bondowoso, Aryo Dwi Wibowo, jajaran langsung turun ke lapangan, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta menerapkan rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan dan menjaga distribusi logistik tetap lancar.

Baca Juga :   Penutupan Festival Muharram Kabupaten Bondowoso Capai Omset Rp. 3 Milyar

Rekayasa arus diterapkan secara bertahap dan terukur agar mobilitas warga tidak lumpuh total. Upaya tersebut menjadi bukti respons cepat aparat dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus meminimalkan dampak ekonomi akibat terputusnya akses utama.

Sementara itu, Wakil Gubernur memastikan bahwa pembangunan kembali jembatan telah memasuki tahap konkret. Anggaran telah disiapkan dan proses lelang dinyatakan selesai, dengan estimasi pengerjaan selama delapan bulan kalender. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat agar konektivitas segera pulih.

Baca Juga :   Fhasion Batik Dalam Festival Batik 2025 Bondowoso Resmi Dibuka

Kunjungan ini tidak sekadar peninjauan infrastruktur, tetapi juga memperlihatkan soliditas koordinasi antara pemerintah provinsi dan aparat keamanan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan akses vital masyarakat serta mengembalikan denyut perekonomian Bondowoso dan wilayah sekitarnya.

tiktok.com/@sinar.co.id

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp