Scroll untuk membaca artikel
Peristiwa

Punya Riwayat Epilepsi, Sudah 3 Hari Asmo Hilang di Belantara Hutan Ijen Bondowoso

80
×

Punya Riwayat Epilepsi, Sudah 3 Hari Asmo Hilang di Belantara Hutan Ijen Bondowoso

Sebarkan artikel ini
Punya Riwayat Epilepsi, Sudah 3 Hari Asmo Hilang di Belantara Hutan Ijen Bondowoso

 

Punya Riwayat Epilepsi, Sudah 3 Hari Asmo Hilang di Belantara Hutan Ijen Bondowoso
Foto Asmo / P. Desi berlatar apel team gabungan

Bondowoso, Sinar.co.id – Diduga memiliki penyakit epilepsi, Asmo alias P. Desi (48), warga dusun Blawan, desa Kalianyar, kecamatan Ijen, hilang di belantara hutan pegunungan Ijen dan sampai saat ini belum ditemukan, masih dalam proses pencarian.

Punya Riwayat Epilepsi, Sudah 3 Hari Asmo Hilang di Belantara Hutan Ijen Bondowoso

https://www.facebook.com/reel/@the_journalist7/ video pencarian P. Asmo Ijen

Dijelaskan Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Pemkab Bondowoso, Martanto Budi Santuso, yang mendapat keterangan dari keluarga Asmo alias P. Desi hilang saat mencari rumput untuk pakan ternak pada Kamis, 20 Juli 2023 yang lalu.

Baca Juga :   Komnas PA Sambangi Polsek Tambora Tindaklanjuti Kasus Pemerkosaan Anak

team gabungan damkar saat akan mengawali pencarian di pos ijen

“Siang itu sperti biasa cari rumput untuk pakan ternak, biasanya sekitar jam 4 sore sudah pulang. Tapi, sampai magrib (di hari yang sama belum pulang. Keluarga dan warga melakukan pencarian sampai jm 00:00 wib belum ketemu,” ceritanya di lokasi pencarian Sabtu, (22/07/2023).

Baca Juga :   Transisi Hujan Diperkirakan November 2023 Hingga Awal Tahun 2024 Paska El Nino

https://vt.tiktok.com/@the_journalist7/video pencarian p. asmo/

Martanto Budi Santuso juga mengatakan hingga sampai saat ini, yang bersangkutan belum juga ditemukan.

Sementara, dijelaskan Kepala Desa Kalianyar, Muhammad Faozi, jika Asmo alias P. Desi merupakan warga desa Kalianyar.

“Setelah beristri dia pindah ikut istrinya ke desa Kalisat, kecamaatan Ijen. Namun sekarang yang bersangkutan cerai dan kembali lagi ke Kalianyar,” jelasnya.

Baca Juga :   Rumdin Camat Pakem Dibakar di Momen Tahun Baru 2024, Dugaan Menguat Setelah Didapati Bukti

Menurut Muhammad Faozi yang dikonfirmasi via phone, dirinya saat ini masih mencari korban di areal gunung Sogeh sementara team yang lain berpencar di beberapa titik yang disebut sebagai tempat kebiasaan korban mencari rumput.

Ikuti update berita terbaru di Google News sinar.co.id


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page