Bondowoso, sinar.co.id,- Diduga akibat kecemburuan sosial, tanaman cabai dengan luas lahan kurang lebih 200 meter persegi, dirusak oleh orang tak dikenal hingga pemilik cabai mengalami kerugian mencapai sekitar puluhan juta rupiah.
Tampak dilahan kejadian yang tanamannya dirusak masih berserakan tanaman cabai lengkap dengan cabainya yang sudah tinggal menunggu beberapa hari lagi untuk dipanen.
Kronologi Pengrusakan Tanaman Cabai
Disampaikan Pak Hanif (50) sebagai pemilik lahan dan tanaman cabai yang dirusak, peristiwa tersebut terjadi di area persawahan Dusun Renggano, Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami sekira jam 20.00 Wib malam pada Kamis, (21/08/2025).
“Saya perkirakan kejadiannya malam sebab, sore itu saya masih sempat ke sawah memeriksa tanaman,” katanya.
Pak Hanif menyebut, tanaman cabai yang dirusak tersebut sudah hampir panen utama yang ke 3 kalinya tinggal menunggu beberapa hari lagi.
“Peristiwa saya ketahui, saat rutin ke sawah sekitar jam 07.00 Wib pagi, kondisinya, tanaman sudah kondisi tertebang dibagian pangkal pohonnya semua,” ujar Pak Hanif.
Ditanya apakah kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH), Pak hanif menyebut hanya melakukan pemberitahuan.
“Secara laporan resmi belum, tapi sudah melakukan pemberitahuan. Karena yang mau lapor saya masih disibukkan mencari informasi juga,” tuturnya.
Atas kejadian tersebut, pemilik lahan cabai yang dirusak berharap agar APH dapat membantunya dalam mengusut tuntas kejadian tersebut.
“Saya harapkan di sisi lain, APH juga mengusut kejadian ini. Mengingat itu sumber mata pencaharian kami selama beberapa bulan. Semestinya jikw panen berhasil, masih ada harapan untuk biaya hidup namun sekarang ini, kami harus berhutang sekedar buat beli beras,” tukasnya.












