Scroll untuk membaca artikel
Hukum

Kronologi SG dan IW Dugaan Pelanggaran ASN di Bondowoso Disangsi Nonaktif Sementara

Redaksi
1655
×

Kronologi SG dan IW Dugaan Pelanggaran ASN di Bondowoso Disangsi Nonaktif Sementara

Sebarkan artikel ini
TPK Pemkab Bondowoso nonaktifkan sementara dua ASN Kepala Dinas Pendidikan inisial SG dan salah satu Kabid di BKPSDM Bondowoso inisial IW yang diterbitkan SKnya per Senin, 13 November 2023
PJ Sekda Bondowoso, Haeriah Yuliati (13/11)

Bondowoso, Sinar.co.id, TPK Pemkab Bondowoso nonaktifkan sementara dua ASN Kepala Dinas Pendidikan inisial SG dan salah satu Kabid di BKPSDM Bondowoso inisial IW yang diterbitkan SKnya per Senin, 13 November 2023.

Menurut PJ Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Haeriah Yuliati, sesuai Peraturan Pemerintah (PP), SG dan IW dinonaktifkan sementara untuk mempermudah dan memperlancar proses pemeriksaan.

Baca Juga :   Tiga Terduga Kasus Penguasaan Lahan PTPN 1 di Ijen Masuk Tahapan Sidang ke 2 Pembacaan Eksepsi

“Maka, Bupati boleh untuk menonaktifkan sementara orang yang terperiksa,” katanya.

Menurut Haeriah, SG dan IW dinonaktifkan sementara atas dugaan pelanggaran disiplin ASN yang diduga dilakukannya.

“Kita melakukan pemeriksaan BAP tindak lanjut dari rekomendasi KASN dan hasil pemeriksaan Inspektorat terhadap dua orang (ASN) yang diduga atau ditengarai melakukan pelanggaran disiplin ASN dan ini masih proses berjalan,” katanya.

Baca Juga :   Jelang Lebaran 1446 H, Satlantas Polres Bondowoso Pasang Stiker Mudik Aman

Haeriah Yuliati juga membenarkan jika untuk mengisi kekosongan tugas Kepala Dinas Pendidikan, sudah ditunjuk Pelaksana Harian (PLH).

Untuk deadline waktu penonaktifan sementara SG dan IW, Haeriah mengaku sampai proses pemeriksaan selesai.

“Mudah-mudahan tidak terlalu lama jadi, ketika ini untuk mas Iwan pemeriksaannya satu kali kami anggap cukup maka, ya cukup,” pungkasnya.

Baca Juga :   Hari ke 3 Tim Opgab Gempur Rokok Ilegal Bondowoso Temukan Pelanggaran

Sementara, usai gelar BAP di ruang Comen Center, SG dan IW saat dikonfirmasi enggan memberikan keterangan.

 

Ikuti juga update berita terbaru sinar.co.id di Google News

Bergabung di saluran berita sinar.co.id di saluran WhatsApp